Want to create interactive content? It’s easy in Genially!

Get started free

Matsuri

Eka Silvia

Created on April 23, 2026

Start designing with a free template

Discover more than 1500 professional designs like these:

Momentum: Onboarding Escape Game

Secret Code

Math Mission

Video Game Breakout

Museum Escape Room

Simple corporate escape room

Chaotic Kitchen Escape Room

Transcript

ESCAPE ROOM

Matsuri

Reception

Matsuri adalah festival atau perayaan tradisional di Jepang yang biasanya berkaitan dengan rasa syukur, doa keselamatan, penghormatan kepada kami (roh/ketuhanan dalam kepercayaan Shinto), serta pergantian musim. Banyak matsuri berpusat di kuil Shinto Shrine dan dipengaruhi ajaran Shinto. Ciri umum matsuri: arak-arakan, pakaian tradisional, makanan khas, musik/taiko, dan partisipasi warga.

next

Room 1: Musim Semi (Haru)
Room 2: Musim Panas (Natsu)

Mengenal lebih jauh matsuri yang ada di jepang setiap musimnya !

Room 3: Musim Gugur (Aki)

Matsuri menunjukkan hubungan erat orang Jepang dengan alam, musim, doa, dan kebersamaan masyarakat. Setiap musim punya festival yang mencerminkan nilai budaya, rasa syukur, dan harapan.

Musim Semi (Haru) — Musim Awal Kehidupan

Room 4Musim Dingin (Fuyu)

Alasan ada matsuri: Bunga mulai mekar, cuaca hangat. Dianggap sebagai awal kehidupan dan harapan baru. Matsuri berisi doa kesehatan, kebahagiaan, dan menikmati keindahan alam.

Room 1

Drag each card to its corresponding box

Room 1: Musim Semi (Haru)
Room 2: Musim Panas (Natsu)
Room 3: Musim Gugur (Aki)

Musim Panas (Natsu) — Musim Energi & Penolak Bala!

Alasan ada matsuri: Cuaca sangat panas, dulu rawan penyakit/wabah. Matsuri dilakukan untuk tolak bala dan doa kesehatan. Juga menjadi hiburan rakyat di malam hari yang lebih sejuk.

Room 4Musim Dingin (Fuyu)

Room 2

Room 1: Musim Semi (Haru)
Room 2: Musim Panas (Natsu)
Room 3: Musim Gugur (Aki)

Musim Gugur (Aki) — Musim Panen & Rasa Syukur

Alasan ada matsuri: Waktu panen hasil pertanian. Masyarakat bersyukur atas hasil bumi. Menghargai alam yang memberi kehidupan.

Room 4Musim Dingin (Fuyu)

Room 3

Room 1: Musim Semi (Haru)
Room 2: Musim Panas (Natsu)

Musim Dingin (Fuyu) — Musim Introspeksi & Harapan Baru!

Room 3: Musim Gugur (Aki)

Alasan ada matsuri: Cuaca dingin, aktivitas berkurang. Waktu yang tepat untuk doa, refleksi, dan harapan menjelang musim semi. Perayaan juga memanfaatkan keunikan salju.

Room 4Musim Dingin (Fuyu)

Room 4

Dari pembahasan tentang matsuri di setiap musim, terlihat bahwa festival di Jepang bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi wujud rasa syukur, doa, dan kebersamaan masyarakat yang berakar pada tradisi Shinto. Melalui perayaan seperti Hina Matsuri dan Hanami di musim semi, Gion Matsuri, Tanabata, dan Nebuta Matsuri di musim panas, Tsukimi dan Jidai Matsuri di musim gugur, serta Sapporo Snow Festival dan Setsubun di musim dingin, tampak jelas keterkaitan erat antara alam, musim, dan kehidupan sosial. Setiap matsuri membawa makna yang berbeda sesuai waktu penyelenggaraannya, namun semuanya mengajarkan nilai yang sama: menghargai alam, menjaga tradisi, serta mempererat hubungan antarmasyarakat. Dengan memahami matsuri, kita dapat melihat bagaimana budaya Jepang memaknai pergantian musim sebagai bagian penting dari kehidupan dan identitas budaya mereka.

Terima Kasih!