Want to create interactive content? It’s easy in Genially!

Get started free

Sitaya

MIFTAH RAHMALIA ARIYATI

Created on September 30, 2024

Start designing with a free template

Discover more than 1500 professional designs like these:

Mystery Breakout

Musical Room Escape

Submarine Escape Game

Earth Day Escape Room

Corporate Escape Room: Operation Christmas

Witchcraft Escape Room

Video Game Breakout

Transcript

Petunjuk penggunaan

Sistem Tata Surya

Miftah Rahmalia Ariyati, S.Pd, M.T

MULAI

Menu Utama

Materi

Pendahuluan

Halo sobat pembelajar!

Tata surya merupakan sistem yang terdiri dari berbagai objek langit yang saling berinteraksi di ruang angkasa. Di pusat tata surya, terdapat matahari yang berperan sebagai sumber energi utama bagi semua planet, bulan, asteroid, dan komet yang mengelilinginya. Pemahaman tentang tata surya ini sangat penting membantu mengenali posisi dan karakteristik masing-masing objek dalam sistem tata surya. Melalui multimedia pembelajaran interaktif ini kalian akan diajak untuk mengeksplorasi berbagai elemen tata surya dengan cara yang menyenangkan dan menarik. Materi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran yang berbeda-beda, sehingga kalian dapat memahami konsep-konsep dasar tata surya dengan lebih baik. Dengan bantuan media interaktif, diharapkan kalian dapat lebih mudah mengingat dan memahami informasi tentang matahari, planet-planet, bulan, asteroid, dan komet. Mari kita mulai perjalanan menjelajahi keindahan dan keajaiban tata surya!

Sasaran dan Tujuan

Kelas
Materi

Kelas VI Sekolah Dasar / Fase C

Sistem Tata Surya

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)

Tujuan Pembelajaran
  • Melalui kegiatan menyimak video pembelajaran siswa dapat mengidentifikasi anggota tata surya dengan benar.
  • Melalui kegiatan menyimak video bacaan siswa dapat mendeskripsikan anggota Tata Surya dengan tepat.

Pengertian

Tata Surya

Tata Surya adalah sekumpulan benda langit termasuk matahari sebagai pusat yang dikelilingi oleh 8 planet, planet kecil, satelit alami, meteor, komet, asteroid, dan benda lainnya pada orbit tertentu. Semua benda-benda langit tersebut terus mengitari matahari dikarenakan gaya gravitasi yang begitu kuat dari matahari. Gaya gravitasi ini adalah gaya abadi yang tersisa dari pembentukan tata surya.

Anggota Tata Surya

Matahari
Satelit
Planet
Komet
Meteor
Asteroid

Matahari

Matahari adalah bintang yang menjadi pusat tata surya. Matahari berdiameter sekitar 1.392.683 km. Elemen yang menyusun Matahari antara lain adalah hidrogen dan helium.

Planet

Planet bergerak mengitari Matahari. Planet memiliki lintasan dan orbitnya masing-masing yang berbentuk elips.

Planet-planet di tata surya kita dapat dikelompokkan menjadi dua kategori berdasarkan jaraknya dari matahari dan komposisi internalnya

Planet Dalam
Planet Luar
  • Merkurius
  • Venus
  • Bumi
  • Mars
  • Jupiter
  • Saturnus
  • Uranus
  • Neptunus

Planet Dalam

Merkurius

Merkurius merupakan planet terkecil di Tata Surya sekaligus yang terdekat dari Matahari. Periode revolusi planet ini merupakan yang terpendek dari semua planet di Tata Surya, yakni 87,79 hari.

Planet Dalam

Venus

Venus ialah planet kedua yang terdekat dengan matahari. Planet ini memiliki suhu paling panas dibandingkan dengan planet-planet lainnya. Selain itu venus sering disebut sebagai bintang timur.Jarak dari Matahari: 108 juta km, dengan temperaturnya 470 derajat Celcius.Periode revolusinya 225 hari, sedangkan kala rotasinya 243 hari.

Planet Dalam

Bumi

Bumi adalah planet ketiga yang terdekat dengan matahari. Bumi menjadi satu-satunya planet yang dihuni oleh makhluk hidup, karena susunan atmosfernya berupa nitrogen (82%), oksigen (O2), dan sisanya terdiri dari argon, karbondioksida, ozon, dan gas lainnya. Jarak dari Matahari: 150 juta km, dengan temperaturnya antara -89 hingga 59 derajat Celcius.

Planet Dalam

Mars

Mars adalah planet keempat yang terdekat dengan matahari. Planet ini sering disebut planet merah karena nampak kemerahan. Atmosfer dari planet mars tipis yang tersusun atas karbondioksida dan nitrogen. Jarak dari Matahari: 228 juta km, dengan temperatur -153 hingga 20 derajat Celcius. Periode revolusnya 687 hari sedangkan kala rotasinya 24,6 jam

Planet Luar

Jupiter

Jupiter adalah planet kelima yang terdekat dengan matahari. Planet jupiter menjadi planet terbesar dalam tata surya yang memiliki bentuk seperti bola raksasa dan nampak sangat cerah. arak dari Matahari: 778 juta km, dengan temperatur -145 derajat Celcius, suhu makin naik mendekati inti planetnya mencapai 24.000 derajat Celcius. Periode revolusinya kurang lebih 12 tahun sedangkan rotasinya 10 jam.

Planet Luar

Saturnus

Saturnus adalah planet keenam yang terdekat dengan matahari. Planet ini memiliki ciri khusus berupa cincin yang melingkari dan cincin tersebut tersusun atas bongkahan es dan batu kerikil yang terlapisi es. Jarak dari Matahari sekitar 1,4 milyar kilometer dengan temperaturnya -138 derajat Celcius. Periode revolusinya 29 tahun sedangkan kala rotasinya 10,7 jam

Planet Luar

Uranus

Uranus adalah planet ketujuh yang terdekat dengan matahari dan memiliki warna hijau kebiru-biruan. Atmosfer dari uranus tersusun atas hidrogen, helium, dan metana. Jarak dari Matahari sekitar 2,9 milyar kilometer dengan temperatur -195 derajat Celcius.Periode revolusinya 84 tahun sedangkan kala rotasinya 17 jam.

Planet Luar

Neptunus

Neptunus adalah planet yang paling jauh dengan matahari dan sering disebut sebagai kembaran dari planet uranus. Penyebutan tersebut karena memiliki susunan atmosfer yang sama dengan uranus berupa hidrogen, helium, dan metana. Jarak dari Mataharinya sekitar 4,5 milyar km dengan temperaturnya -331 derajat Celcius. Periode revolusinya 165 tahun sedangkan kala rotasinya 16 jam.

Satelit

Satelit merupakan benda atau objek langit yang mengitari planet. Satelit dibagi menjadi satelit alam seperti bulan dan Titan, serta satelit buatan seperti satelit komunikasi.

Asteroid

Asteroid merupakan bongkahan batu yang bentuknya tidak beraturan. Asteroid adalah sisa pembentukan tata surya.

Komet

Komet sering disebut sebagai bintang berekor. Komet adalah benda langit yang mengelilingi Matahari dengan orbit berbentuk elips.

Meteor

Meteor adalah benda angkasa yang masuk ke dalam atmosfer Bumi. Meteor akan mengalami gesekan dengan udara di atmosfer sehingga meteor menjadi panas dan terbakar. Meteor yang tidak habis terbakar dan mendarat di permukaan Bumi disebut meteorit.

Teori Terbentuknya Tata Surya

Teori Kondensasi

Tata surya terbentuk dari pemampatan gumpalan awan gas dan debu.

Teori Bintang Kembar

Tata surya terbentuk dari dua buah bintang kembar yang salah satunya meledak menjadi bagian kecil yang disebut planet dan bintang satunya adalah Matahari

Teori Nebula

Tata surya terbentuk dari gumpalan-gumpalan gas.

Teori Terbentuknya Tata Surya

Teori Pasang Surut

Awalnya tata surya terdiri dari dua Matahari. Gaya gravitasi dari salah satu Matahari menarik massa Matahari lainnya menjadi serpihan-serpihan yang secara perlahan menggumpal membentuk planet.

Teori Planetesimal

Tata surya terbentuk dari benda angkasa yang berukuran kecil.

Video Pembelajaran

Creator

Miftah Rahmalia Ariyati, S.Pd, M.T

SDN Ngembeh 1, Kec. Dlanggu, Kab. Mojokerto, Jawa Timur Email :

  • miftah.rahmalia32@guru.sd.belajar.id
  • miftah.rahmalia.ariyati@gmail.com
Instagram : @rahmaliamiftah

Referensi

Sumber Materi
  • Amalia Fitri, dkk. 2022. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SD Kelas IV.Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemdikbudristek
Sumber Lain
  • Platform media pembelajaran
    • Genially (genially.com)
  • Aset grafis dan animasi pendukung
    • Canva (canva.com)
  • Video pembelajaran
    • Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=wJxuS8tv6JQ
  • Musik pendukung
    • Lesfm. (2022). Be Happy [Audio File] Pixabay. https://pixabay.com/music/happy-childrens-tunes-be-happy-190870

Petunjuk Penggunaan

Keterangan Tombol

Menuju ke home Sitaya

Menuju ke menu utama Sitaya

Kembali ke halaman sebelumnya

Menuju ke halaman selanjutnya

Informasi pembuat media pembelajaran interaktif Sitaya