Want to create interactive content? It’s easy in Genially!
Chemistry exercise Titrasi Asam Basa
Annisa' Zahronita Utami
Created on June 9, 2023
Kuis titrasi asam basa
Start designing with a free template
Discover more than 1500 professional designs like these:
View
Corporate Escape Room: Operation Christmas
View
Secret Code
View
Reboot Protocol
View
Christmas Escape Room
View
Horror Escape Room
View
Witchcraft Escape Room
View
Desert Island Escape
Transcript
Chemistry Exercise
Titrasi Asam-Basa
Start
Chemistry Exercise
Complete the activity of each level and get a fantastic diploma
Level 01
Level 02
Level 03
Level 04
Level 01
Question 01
1. Metode untuk menentukan konsentrasi suatu larutan dengan cara mereaksikannya dengan larutan lain yang telah diketahui konsentrasinya disebut ...
Titrasi
Buffer
Hidrolisis
Question 02
2. Larutan pada titrasi yang dicari konsentrasinya disebut …
Analit
Titran
Titrat
Question 03
3. Berikut ini yang bukan indikator titrasi asam basa yaitu...
Fenolftalein
Metil merah
Fehling
04
Question 04
4. Berikut ini merupakan istilah dalam titrasi asam basa, kecuali ...
Titik ekuivalen
Titik awal
Titik akhir
Question 05
5. Titrasi menggunakan metode analisis yang digunakan untuk menentukan ... larutan
Densitas
Massa
Konsentrasi
Question 06
6. Berikut titrasi asam basa yang dapat dilakukan, kecuali ...
HCl daengan KOH
NaCl dengan H2SO4
CH3COOH dengan HI
07
Question 07
7. Berikut ini merupakan istilah dalam titrasi asam basa, kecuali ...
Titik ekuivalen
Titik jenuh
Titik akhir
Perfect, you have passed!
Advance to the next level
Next
Titrasi asam-basa merupakan metode analisis untuk menentukan kemolaran atau konsentrasi suatu zat dalam larutan.
Next
Pentiter (titran) adalah zat yang sudah diketahui konsentrasinya secara tepat untuk menitrasi suatu larutan yang akan ditentukan kemolarannya. Titrat adalah larutan yang dititrasi untuk diketahui atau ditentukan kemolarannya.
Next
Indikator asam basa merupakan zat yang mempunyai warnatertemtu pada pH tertentu. Digunkan untuk mengetahui nilai pH larutan. Macam-macam indikator asam basa: 1) Fenolftalein (PP), trayek warna dari tidak berwarna-merah, trayek pH 8,3-10 2) Metil Merah (MR), trayek warna dari merah-kuning, trayek pH 4,4-6,2 3. Metil Jingga (MO), trayek warna dari merah-kuning, trayek pH 3,1-4,4 4. Bromtimol Biru (BTB), trayek warna dari kuning-biru, trayek pH 6,0-7,6
Next
Pada titrasi asam-basa dikenal istilah- istilah sebagai berikut. 1) Titik ekivalen adalah suatu keadaan dimana pada saat asam dan basa tepat habis bereaksi. 2) Titik akhir titrasi adalah suatu keadaan dimana titrasi harus dihentikan tepat pada saat indikator asam basa menunjukkan perubahan warna. 3) Pentiter (titran) adalah zat yang sudah diketahui konsentrasinya secara tepat untuk menitrasi suatu larutan yang akan ditentukan kemolarannya. 4) Titrat adalah larutan yang dititrasi untuk diketahui atau ditentukan kemolarannya. 5) Indikator merupakan zat yang berubah warna sesuai dengan sifat lingkungannya.
Next
Titrasi asam-basa merupakan metode analisis untuk menentukan kemolaran atau konsentrasi suatu zat dalam larutan.
Next
NaCl dan H2SO4 tidak dapat melakukan titrasi dikarenakan NaCl bersifat netral.
Next
Pada titrasi asam-basa dikenal istilah- istilah sebagai berikut. 1) Titik ekivalen adalah suatu keadaan dimana pada saat asam dan basa tepat habis bereaksi. 2) Titik akhir titrasi adalah suatu keadaan dimana titrasi harus dihentikan tepat pada saat indikator asam basa menunjukkan perubahan warna. 3) Pentiter (titran) adalah zat yang sudah diketahui konsentrasinya secara tepat untuk menitrasi suatu larutan yang akan ditentukan kemolarannya. 4) Titrat adalah larutan yang dititrasi untuk diketahui atau ditentukan kemolarannya. 5) Indikator merupakan zat yang berubah warna sesuai dengan sifat lingkungannya.
Next
Chemistry Exercise
Complete the activity of each lesson and get a fantastic diploma
Level 01
Level 02
Level 04
Level 03
Level 02
01
Question 01
Berikut ini merupakan syarat dari indicator yang baik digunakan unuk tiyrasi asam basa, kecuali …
Memiliki trayek pH.
Memiliki trayek pH yang berada pada titik ekivalen atau sekitarnya.
Memiliki perubahan warna yang jelas.
02
Question 02
Berikut ini merupakan alat yang tidak termasuk dalam percobaan titrasi yaitu …
Klem
Statif
Penjepit
03
Question 03
Indikator yang biasanya digunakan pada titrasi asam kuat dan basa kuat, yaitu …
Fenolptalin
Kertas Lakmus
Indikator Alami
04
Question 04
Mengapa titrasi antara asam lemah dan basa lemah tidak seharunya dilakukan …
Reaksi berlangsung secara cepat.
Perubahan pH drastis terjadi sangat singkat.
Reaksi berlangsung secara tuntas.
05
Question 05
Menentukan suatu konsentrasi larutan asam disebut ...
Asidimetri
Alkalimetri
Iodometri
06
Question 06
Indikator yang cocok digunakan pada titrasi antara ammonia dengan HCl adalah ...
Fenolftalein
Metil Jingga
Metil merah
07
Question 07
Istilah penetralan ada kaitannya dengan ...
Reaksi antara asam dengan basa
Reaksi antara ion hidrogen dengan air
Pengambilan zat terlarut dari zat pelarut
Perfect, you have passed!
Advance to the next lesson
Next
Indikator asam basa yang baik digunakan untuk titrasi yakni memiliki syarat sebagai berikut: 1) Mempunyai trayek pH yang berada pada atau sekitar titik ekuivalen. 2) Perubahan warna terlihat jelas dan tajam.
Next
Alat-alat yang digunakan pada titrasi asam basa yaitu: - Buret - Gelas beaker - Klem - Statif - Erlenmeyer - Pipet tetes
Next
Indikator yang digunakan pada titrasi asm basa yaitu: 1. Asam kuat dan basa kuat, dapat menggunakan indikator metil merah, bromtimol biru, dan fenolftalein (lebih tajam) 2. Asam kuat dan basa lemah, dapat menggunakan indikator metil merah. 3. Basa kuat dengan asam lemah, dapat menggunakan indikator fenolftalein.
Next
Titrasi antara asam lemah dengan basa lemah tidak dilakukan karena hal hal sebagai berikut: 1. perubahan pH drastis terjadi sangat singkat 2. tidak ada indikator yang cukup teliti untuk mengamati perubahan. 3. reaksi berlangsung lambat dan tidak tuntas.
Next
Titrasi asam basa dibagi menjadi 2 yaitu: 1. Titrasi asidimetri, yaitu titrasi yang menentukan konsentrasi suatu asam, dengan basa yang mejadi zat peniter. 2. Titrasi alkalimetri, yaitu titrasi yang menentukan konsentrasi suatuu basa, dengan asam sebagai zat peniter. Sedangkan titrasi iodometri merupakan titrasi redoks yang melibatkan titrasi iodin yang diproduksi dalam reaksi dengan larutan standar natrium tiosulfat.
Next
Pada titrasi antara amonia oleh asam klorida merupakan titrasi antara basa lemah dnegan asam kuat sehingga diperoleh pH pada titik akhir titrasi adalah 5,12 sehingga indikator yang cocok digunakan adalah metil merah.
Next
Titrasi asam basa berdasarkan pada reaksi penetralan asam basa (netralisasi), sehingga asam basa akan tepat habis bereaksi. Asam + Basa --> Garam + Air (Netral)
Next
Chemistry Exercise
Complete the activity of each lesson and get a fantastic diploma
Level 01
Level 02
Level 04
Level 03
Level 04
Question 01
Suatu sampel Ba(OH)2 sebanyak 25 mL tepat dititrasi oleh 200 mL HCl 0,1 M, maka konsentrasi sampel tersebut adalah 0,4 M.
True
False
02
Question 02
Sebanyak 10 ml sampel mengandung NaOH dititrasi dengan HCl 0,1 M. Volume titran yang dibutuhkan untuk mencapai titik ekuivalen yaitu sebanyak 18 ml. Maka konsentrasi NaOH dalam sampel tersebut sebesar 0,18 M.
True
False
Question 03
20 ml asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 30ml larutan NaOH, maka kemolaran asam sulfat tersebut adalah 0,25 M.
True
False
Perfect, you have passed!
Advance to the next lesson
Next
V1 = 25 ml V2 = 200 ml M2 = 0,1M V1 . M1 = V2 . M2 25 ml . M1 = 200 ml . 0,1 M 25 M1 = 20 M M1 = 0,8 M
Next
V1 = 10 ml V2 = 18ml M2 = 0,1M V1 . M1 = V2 . M2 10 ml . M1 = 18 ml . 0,1 M 10 M1 = 1,8 M M1 = 0,18 M
Next
V1 = 20 ml V2 = 30ml M2 = 0,1M V1 . M1 = V2 . M2 20 ml . M1 = 30 ml . 0,1 M 20 M1 = 3M M1 = 0,15
Next
Chemistry Exercise
Complete the activity of each lesson and get a fantastic diploma
Level 01
Level 02
Level 04
Level 03
Level 04
01
Question 01
Pada suatu pabrik pupuk dilakukan pengujian sampel. Kadar asam fosfat (H3PO4) dalam pupuk dikontrol tidak lebih dari 85%. Diketahui 0,5 gram sampel yang dilarutkan dalam 10 ml akuades kemudian dititrasi dengan NaOH 0,5M tepat membutuhkan 25 ml. Apakah sampel tersebut masuk ke dalam standar yang telah ditentukan? (Mr H3PO4 = 98)
Masuk
Tidak masuk
02
Question 02
Sebanyak 0,5 gr cuplikan KOH ( Mr KOH = 56 ) dilarutkan ke dalam air dan memerlukan 25 ml larutan H2SO4 0,1 M untuk menetralkanya. Kadar KOH dalam cuplikan tersebut adalah....
46%
56%
66%
03
Question 03
Sebanyak 2 gram cuplikan NaOH (Mr=40) dilarutkan ke dalam air dan memerlukan 100 ml larutan H2SeO4 0,4M untuk menetralkannya. Kadar NaOH dalam cuplikan tersebut adalah ...
26%
16%
6%
Perfect, you have passed!
You have completed all the lessons, we are done
All right!
Diketahui : m sampel = 0,5 gr V H3PO4 = 10 ml V NaOH = 25 ml M NaOH = 0,5 M Ditanyakan kadar H3PO4 Jawab: H3PO4 (aq) + 3 NaOH (aq) --> Na3PO4 + 3H2O 3mol H3PO4 = 1 mol NaOH 3 x M H3PO4 = MNaOH x v NaOH 3 x MH3PO4 x10 ml = 0,5 M x 25 ml M H3PO4 = 0,5 M x 25 ml / (3 x 10 ml) M H3PO4 = 0,4167 M Kadar (%) = (M . V . Mr / 1000 . m sampel) x 100% (0,4167 . 10 ml . 98 / 1000 . 0,5 gr) x 100% = 81,67% Jadi sampel tersebut tidak masuk kedalam standar.
Next
Mencari konsentrasi KOHV1 . M1 . n1= V2 .M2 . n225 . 0,1 . 2 = 25 . M2 . 1 5 = 25 M2 M2 = 0,2 M Mencari molaritas KOH n = gr/mr x 1000/v titrasi n = 0,5 / 56 x 1000 / 25 n = 0,375 0,2/0,357 = 0,56 x 100 = 56%
Next
Mencari konsentrasi KOHV1 . M1 . n1= V2 .M2 . n2100 . 0,4 . 2 = 100 . M2 . 1 8 = 100 . M2 M2 = 0,08M Mencari molaritas KOH n = gr/mr x 1000/v titrasi n = 2 / 40 x 1000 / 100 n = 0,5 M 0,08/0,5= 0,16 x 100 = 16%
Next
Sertifikat Kuis
Selamat
Peserta Kuis
Selamat telah melewati kuis ini dengan baik
Chemistry Exercise
Great! You've passed all the lessons...Now, get your diploma
Go!
Thank you for watching
This answer is wrong
Try again, go!
Back