Want to create interactive content? It’s easy in Genially!

Get started free

Unit 6: Intent & Style

Rafi Triándy

Created on May 16, 2023

Start designing with a free template

Discover more than 1500 professional designs like these:

Modern Presentation

Terrazzo Presentation

Colorful Presentation

Modular Structure Presentation

Chromatic Presentation

City Presentation

News Presentation

Transcript

Unit 6: Intent & Style

Start

View Binding

Contents

Intent

  • Intent Explicit
  • Intent Implicit

Parcelable

Style

01

View Binding

View Binding adalah fitur yang dapat membantu kita agar lebih mudah untuk berinteraksi dengan View yang ada pada layout XML. View Binding menggantikan findViewById.

Tanpa View Binding

Dengan View Binding

Keuntungan Menggunakan View Binding.

  • Compile Time Safety : Aman dari eror null yang biasanya disebabkan karena mengambil id dari layout yang berbeda.
  • Elegance : Kode lebih terlihat bersih dan tidak banyak boilerplate code (kode yang ditulis berulang-ulang).
  • Correct Type of View : Memberikan tipe komponen yang tepat, berbeda dengan findViewById yang bisa saja salah menentukan tipe komponen.

02

Intent

Intent adalah mekanisme untuk melakukan sebuah action dan komunikasi antar komponen aplikasi misal Activity, Service, dan Broadcast Receiver.

Intent.

  • Memulai komponen baru: Anda dapat menggunakan Intent untuk memulai aktivitas baru dalam aplikasi, memulai layanan latar belakang, atau mengirim pesan siaran ke penerima yang terdaftar.
  • Mengirim data antar komponen: Anda dapat menggunakan Intent untuk mengirim data seperti teks, gambar, atau objek lainnya antara komponen aplikasi, misalnya, saat berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
  • Menjalankan tindakan sistem: Intent juga digunakan untuk menjalankan tindakan sistem, seperti membuka aplikasi kamera, pemutar musik, atau aplikasi lainnya yang telah terdaftar sebagai penangan intent tertentu.

Explicit Intent.

  • Explicit Intent digunakan untuk menjalankan komponen lain dengan tujuan yang sudah jelas atau eksplisit.
  • Umumnya Intent ini digunakan untuk berpindah ke Activity lain pada satu aplikasi.
  • Misalnya dari MainActivity menuju ke DetailActivity.

Contoh: Explicit Intent

Contoh Kode: Explicit Intent

Explicit intent bekerja dengan memanfaatkan context dari Activity asal dan nama Activity yang dituju.

Dengan memanggil fungsi startActivity berisi Intent, aplikasi akan langsung membuka Activity tersebut tanpa memberikan opsi lain.

Contoh Kode: Explicit Intent dengan Mengirim Data

Implicit Intent.

  • Implicit Intent adalah jenis Intent dalam Android yang digunakan untuk meminta sistem operasi Android untuk menemukan komponen yang sesuai untuk menangani tindakan atau permintaan yang spesifik.
  • Intent ini tidak secara eksplisit menyebutkan komponen tujuan yang akan dipanggil, melainkan hanya menyediakan informasi tentang tindakan yang diinginkan atau data yang akan dioperasikan.
  • Saat sebuah Implicit Intent dikirim, sistem operasi Android akan mencoba menemukan komponen yang sesuai berdasarkan kriteria yang diberikan dalam Intent, seperti tindakan yang diminta, tipe data yang dioperasikan, atau kategori tertentu.
  • Jika terdapat beberapa komponen yang sesuai, sistem akan menampilkan dialog kepada pengguna untuk memilih komponen yang akan menangani Intent tersebut. Misalnya, jika ada beberapa aplikasi galeri diinstal di perangkat, pengguna akan diminta untuk memilih aplikasi galeri mana yang ingin digunakan ketika membuka gambar.
  • Contoh penggunaan Implicit Intent adalah mengirim pesan teks, membuka URL di browser, memutar file audio/video, mengambil foto melalui aplikasi kamera, dan masih banyak lagi.

Contoh: Implicit Intent

03

Parcelable

Parcelable adalah suatu interface yang memungkinkan kita melakukan pengiriman satu objek sekaligus di dalam Intent.

Implementasi Parcelable.

04

Style

Style merupakan sebuah kumpulan properti yang dibutuhkan untuk mendefinisikan bagaimana sebuah komponen view dan layar jendela (bisa activity maupun fragment) ditampilkan. Contoh properti ini adalah height, width, background_color.

Style.

  • Pemusatan style cocok digunakan untuk mengumpulkan attribute yang berulang-ulang digunakan di banyak komponen.
  • Sehingga jika ada perubahan, Anda cukup mengubahnya di satu tempat saja.
  • Referensi Custom Style View jika menggunakan Material 3 Design: https://m3.material.io/

Implementasi Style.

Klik untuk melihat gambar secara penuh.

  • colorPrimary: warna utama aplikasi yang tampil pada Action Bar dan komponen Button.
  • colorPrimaryVariant: variasi dari warna utama yang biasanya digunakan pada Status Bar.
  • colorOnPrimary: warna yang digunakan ketika ada text/icon di atas warna primary.
  • colorSecondary: warna utama sekunder yang tampil pada Action Bar dan komponen EditText.
  • colorSecondaryVariant: variasi dari warna sekunder.
  • colorOnSecondary: warna yang digunakan ketika ada teks/icon di atas warna sekunder.
  • android:statusBarColor: warna yang digunakan untuk status bar.

Thanks!