Want to create interactive content? It’s easy in Genially!

Get started free

PPT EKONOMI

Muhammad Rifky Fadhila

Created on January 24, 2023

Presentasi tentang APBN

Start designing with a free template

Discover more than 1500 professional designs like these:

Dynamic Visual Presentation

Corporate Christmas Presentation

Customer Service Manual

Business Results Presentation

Meeting Plan Presentation

Business vision deck

Economic Presentation

Transcript

Presentasi

apa itu apbn dan fungsinya?

By Kelompok 2

1 Pengertian APBN

2 Tujuan dan Fungsi APBN

3 Sumber-Sumber Penerimaan Negara

apbn

4 Jenis-Jenis Pengeluaran Negara

5 Mekanisme Penyusunan APBN

6 Pengaruh APBN Terhadap Perekonomian

1. pengertian apbn

APBN merupakan rencana tahunan keuangan pemerintahan negara yang persetujuannya disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara meliputi pendapatan, anggaran belanja dan pembiayaan negara.

Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) didasarkan pada ketentuan Pasal 23 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang telah diubah menjadi Pasal 23 Ayat (1), (2), dan (3) Amandemen UUD 1945 yang berbunyi "Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang dan dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat; (2) Rancangan undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara diajukan oleh Presiden untuk dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah; (3) Apabila Dewan Perwakilan Rakyat tidak menyetujui rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diusulkan oleh Presiden, Pemerintah menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun yang lalu". APBN ditetapkan dengan Undang-Undang, berarti penyusunannya harus dengan persetujuan DPR sesuai dengan UUD 1945 Pasal 23."

2. tujuan dan fungsi apbn

Penyusunan APBN bertujuan untuk menciptakan dan meningkatkan kesejah- teraan dan kemakmuran rakyat secara keseluruhan. Penyusunannya didasarkan atas asas berimbang dan dinamis. Artinya, sektor penerimaan diusahakan selalu meningkat dan sektor pengeluaran diusahakan untuk diadakan penghematan, dan lebih diarahkan pada dana pembangunan untuk kegiatan yang menunjang pen- ingkatan produksi nasional, sehingga besarnya pengeluaran (belanja) seimbang dengan penerimaannya.

tujuan apbn

A Fungsi Otoritasi

D Fungsi Alokasi

fungsi apbn

B Fungsi Perencanaan

E Fungsi Distribusi

C Fungsi Pengawasan

F Fungsi Stabilisasi

Fungsi otorisasi APBN berarti anggaran negara menjadi dasar pelaksanaan pendapatan dan belanja setiap tahun anggaran agar pendapatan dan pembelanjaan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

A Fungsi Otoritasi

B Fungsi Perencanaan

Fungsi Perencanaan Seperti perencanaan keuangan dalam rumah tangga, APBN juga dibuat untuk mengatur alokasi sumber daya yang ada berdasarkan rencana yang sudah dibuat setiap tahunnya.

+ Info

C Fungsi Pengawasan

Fungsi Pengawasan yaitu APBN sebagai pedoman untuk menilai kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Fungsi Alokasi yaitu APBN diarahkan untuk mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan perekonomian. Fungsi Distribusi yaitu APBN harus memperhatikan keadilan dan kepatutan.

D Fungsi Alokasi

Fungsi Alokasi Anggaran diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas perekonomian. APBN dapat digunakan untuk mendanai perbagai program dan kegiatan pemerintah yang bertujuan untuk mensejahterakan mayarakat.

E Fungsi Distribusi

Fungsi Distribusi APBN berguna untuk mencapai keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan antar wilayah. Selain itu APBN digunakan untuk memeratakan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

+ Info

F Fungsi Stabilisasi

Fungsi stabilisasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah berfungsi sebagai alat untuk melakukan pemeliharaan dan juga pengupayaan dari adanya sebuah keseimbangan fundamental perekomian yang ada.

3. sumber-sumber penerimaan negara

a. penerimaan pajak

b. penerimaan negara bukan pajak (pnbp)

c. penerimaan hibah

Penerimaan perpajakan adalah penerimaan pemerintah pusat yang berasal dari penerimaan perpajakan yang terdiri atas penerimaan pajak dalam negeri dan penerimaan pajak perdagangan internasional. Pajak dalam negeri adalah semua penerimaan negara yang berasal dari pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai barang dan jasa, serta pajak penjualan atas barang mewah.

penerimaan pajak

macam-macam penerimaan pajak

- Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

- Pajak Penghasilan (PPh)

- Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

- Cukai

- Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPn-BM)

- Pajak Lainnya

- Pajak Perdagangan Internasional

- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

penerimaan negara bukan pajak (pnbp)

PNBP adalah penerimaan pemerintah pusat yang tidak berasal dari perpajakan. PNBP terdiri atas penerimaan sumber daya alam (SDA). penerimaan bagian pemerintah atas laba BUMN, dan PNBP lainnya.

1) Penerimaan Sumber Daya Alam (SDA) 2) Penerimaan Bagian Pemerintah atas Laba BUMN 3) PNBP Lainnya

penerimaan hibah

Penerimaan hibah adalah penerimaan negara berupa bantuan hibah dan/atau sumbangan dari dalam negeri dan luar negeri baik swasta maupun pemerintah yang menjadi hak pemerintah. Adapun hibah berupa natura, antara lain yang secara langsung untuk mengatasi keadaan darurat, seperti bencana alam atau wabah penyakit tidak dicatat dalam APBN.

A. Pengeluaran Pemerintah Pusat

4. jenis-jenis pengeluaran negara

B. Transfer Daerah

macam-macam pengeluaran pemerintah pusat

- Subsidi

- Belanja Barang

- Belanja Pegawai

- Belanja Hibah

- Belanja Modal

- Bantuan Sosial

- Belanja Lain-Lain

- Pembayaran Bunga Utang

macam- macam transfer daerah

1) Dana Perimbangan a) Dana Bagi Hasil b) Dana Alokasi Umum c) Dana Alokasi Khusus 2) Dana Otonomi Khusus Dan Penyelesaian a) Dana Otonomi Khusus b) Dana Penyesuaian 3) Dana Keistimewaan DI Yogyakarta 4) Dana Transfer Lainnya 5) Dana Desa

5. Mekanisme Penyusunan apbn

Tahap 1. PendahuluanTahap 2. Pengajuan, Pembahasan, dan Penetapan APBN Tahap 3. Pengawasan APBN

Tahap-tahap

Tahap 2

Tahap 3

Tahap 1

Fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan APBN dilakukan oleh pengawas fungsional baik eksternal maupun internal pemerintah. Enam bulan setelah tahun anggaran berakhir, pemerintah menyampaikan RUU tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBN kepada DPR berupa laporan keuangan pemerintah pusat yang telah di periksa oleh BPK.

Tahapan dimulai dengan pidato presiden pengantar RUU APBN dan Nota Keuangan selambat-lambatnya Agustus. Selanjutnya akan dilakukan pembahasan antara Menteri Keuangan dan Panitia Anggaran DPR, yang pengambil keputusannya dilakukan selambat-lambatnya 2 bulan sebelum tahun anggaran dilaksanakan.

Sebagai tahap awal, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau kepala Bappenas dan Menteri Keuangan menetapkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang plafon atau batas tertinggi (pagu) indikatif.

+ Info

A. APBN Memberi Pedoman Bagi Kegiatan Pembangunan Ekonomi

B. APBN Dapat Digunakan Sebagai Alat Perbaikan Perekonomian

6. pengaruh apbn terhadap perokonomian

C. APBN Dapat Memengaruhi Perubahan Harga secara Keseluruhan

D. APBN Dapat Memengaruhi Tingkat Produktivitas Perusahaan

APBN Memberi Pedoman Bagi Kegiatan Pembangunan Ekonomi

Jika dalam APBN prioritas pembangunan ditujukan pada bidang industri maka pemerintah tentu akan lebih banyak melakukan pembangunan di bidang industri Begitu juga untuk prioritas- prioritas pemerintah yang lain.

Apabila negara mengalami gejala ekonomi yang buruk, APBN dapat digunakan sebagai alat untuk memperbaiki perekonomian. Contoh, pada tahun 1982, Indonesia melihat harga BBM dunia terus menurun. Menurunnya harga BBM merupakan pertanda buruk bagi Indonesia. Pada saat itu Indonesia sangat menggantungkan penerimaan pada sektor migas. Untuk memperbaiki keadaan tersebut, pada penyusunan APBN selanjutnya, pemerintah berusaha keras meningkatkan penerimaan dari sektor nonmigas, misalnya meningkatkan penerimaan sektor pajak. Penerimaan sektor pajak dapat ditingkatkan di antaranya dengan cara memperbaiki sistem pemungutan pajak di Indonesia.

APBN Dapat Digunakan Sebagai Alat Perbaikan perEkonomian

APBN Dapat Memengaruhi Perubahan Harga secara Keseluruhan

Jika dalam penyusunan APBN pemerintahan menurunkan atau menghilangkan subsidi BBM, berarti harga BBM akan naik. Kenaikan harga BBM akan diikuti dengan kenaikan harga barang dan jasa lain yang banyak dibutuhkan masyarakat. Itu berarti. APBN dapat memengaruhi perubahan harga secara keseluruhan.

APBN DApat memengaruhi tingkat produktivitas perusahaan

Untuk meningkatkan penerimaan negara, pemerintah menaikkan tarif pajak ekspor. Ke- naikan tersebut akan memengaruhi sikap para eksportir. Jika tarif pajak ekspor dianggap terlalu tinggi maka bisa menurunkan produktivitas para eksportir. Akibatnya, jumlah ekspor menjadi menurun. Sebaliknya, jika pemerintah menurunkan tarif pajak ekspor, para eksportir justru akan lebih meningkatkan penjualannya ke luar negeri.

+ Info

Thanks!