Want to create interactive content? It’s easy in Genially!
Perkembangan Islam di Jawa Barat
Qeenan Kaiva
Created on January 10, 2023
Start designing with a free template
Discover more than 1500 professional designs like these:
View
Higher Education Presentation
View
Psychedelic Presentation
View
Vaporwave presentation
View
Geniaflix Presentation
View
Vintage Mosaic Presentation
View
Modern Zen Presentation
View
Newspaper Presentation
Transcript
Sejarah perkembangan Islam di Jawa
#2
Gizha Shafira Qeenan
-Islam sudah masuk ke Pulau Jawa sejak abad pertama hijriyah oleh sahabat Nabi Muhammad, Muwariyah bin Abi Sufyan yang pernah singgah di tanah jawa (Kerajaan Kalingga) menyamar sebagai pedagang.
-Prof. Dr. Buya Hamka dalam Sejarah Umat Islam
-Penyebaran Islam di Jawa bermula dari pedagang-pedagang Islam
-Islam disebarluaskan oleh Wali Songo
Daftar Isi
01
Perkembangan islam di Jawa Barat
02
Perkembangan islam di Jawa Tengah dan Jawa Timur
04
03
Perkembangan di Jawab Barat
Wali Songo
05
06
Kesimpulan
Daftar Pustaka
Kerajaan kerajaan Islam di Jawa
Kedatuan Giri (1481-1680)
Kesultanan Demak (1475-1554)
Kesultanan Banten (1524-1813)
Kesultanan Cirebon (1430-1666)
Kesultanan Mataram (1586-1755)
Kesultanan Pajang (1554-1568)
Kesultanan SumedangLarang (1585-1620)
Kesultanan Surakarta Hadiningrat (1755-sekarang
Peran Sunan Gunung Jati
Dalam penyebaran Islam Jawa Barat
Penyebaran agama Islam di Jawa Barat juga tidak luput dari peran Wali Sanga, khususnya Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah. Sunan Gunung Jati adalah keponakan dari Pangeran Cakrabuana yang diberi takhta atas Kesultanan Cirebon. Selama memerintah, Sunan Gunung Jati membangun sarana ibadah dan transportasi sebagai penunjang langkahnya dalam menyebarkan Islam. Pada 1489, ia membantun Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon sebagai pusat dakwah. Dari Cirebon, penyebaran Islam berlanjut ke wilayah Jawa Barat lainnya, seperti Bogor dan Banten.
Awal mula masuknya Islam
Di Jawa Barat
Pada periode sebelum Islam, mayoritas masyarakat di Jawa Barat beragama Hindu di bawah Kerajaan Pajajaran. Kabarnya, penganut Islam pertama yang pernah datang dan tinggal di Jawa Barat adalah Haji Purwo, yaitu pada 1337 Masehi. Namun, setelah gagal membujuk penguasa Galuh untuk masuk Islam, Haji Purwo memilih untuk pergi ke Cirebon. Sementara dalam Carita Purwaka Caruban Nagari, disebutkan bahwa tatar Sunda pernah didatangi guru agama Islam dari Campa bernama Syekh Quro pada awal abad ke-15.
+info
Perkembangan di Jawa Tengah dan Jawa Timur
\V
Tempatyang mula-mula dimasuki Islam di Pulau Jawa yaitu daerah-daerah pesisir utara Jawa Timur.
Dibawa oleh para pedagang Arab dan para mubaligh dari Pasai.
Islam sudah ada sejak abad ke-11 Masehi (terdapatnya makam Fatimah binti Maimun dengan tulisan tahun 1082 di Gresik)
Sunan Gresik
Perkembangan di Jawa Tengah dan Jawa Timur
\V
Syekh Quro, yang masih ada garis keturunan dengan sahabat Ali bin Abi Thalib, mendirikan pesantren di Karawang pada 1416 M.
Syekh Nurjati mendirikan pesantren di Amparan Jati (Cirebon).
Tokoh terkenal yang berdakwah di Jawa Timur adalah Maulana MalikIbrahim (Sunan Gresik)
Syelk Quro.
Munculnya Kerajaan Demak
dan perkembanagn islam di Indonesia
Sebelum Demak muncul sebagai kerajaan Islam, wilayahnya masuk dalam kekuasaan Kerajaan Majapahit, sehingga penduduknya banyak yang menganut agama Hindu atau Buddha. Kerajaan Demak ini didirikan oleh Raden Patah, putra Prabu Brawijaya, penguasa terakhir Kerajaan Majapahit pada sekitar tahun 1478. Raden Patah membangun Kerajaan Demak dengan bantuan para Wali Sanga, termasuk gurunya, Sunan Ampel. Kesultanan Demak terbukti menjadi kerajaan bercorak Islam pertama di Jawa yang mendorong perkembangan Islam yang diajarkan oleh para wali. Pada abad ke-16, Jepara, Kudus, Pati, Juwana, dan Rembang menjadi pusat perniagaan laut dan pelabuhan penting bagi Kerajaan Demak, sehingga memungkinkan penyebaran Islam semakin masif.
Wali Songo
Sunan Giri
Sunan Bonang
Sunan Ampel
Sunan Malik Ibrahim
Sunan Muria
Sunan Kalijaga
Sunan Kudus
Sunan Drajat
Sunan Gunung Djati
Sebuah makam menjadi bukti awal masuknya Islam di Jawa. Makan tersebut ditemukan atas nama Maimun pada tahun 1082 M. Lokasi makam adalah di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Gresik.
Sunan Maulana Malik Ibrahim
Sunan Pertama
Sunan Gresik
Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim adalah nama salah seorang Walisongo, yang dianggap yang pertama kali menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Ia dimakamkan di desa Gapurosukolilo, Gresik.
Metode dakwah yang dilakukan Syekh Maulana Malik Ibrahim dalam proses Islamisasi Gresik pada abad ke-14 M yang tercatat dalam Babad Gresik I meliputi dua metode yaitu, Metode dakwah melalui jalur perdagangan dan Metode dakwah melalui pendidikan pesantren,
Kesimpulan
Perkembangan Islam di Jawa
Agama Islam masuk ke Pula Jawa kira-kira pada abad ke-11 M yang dibawa oleh para pedagang Arab dan para mubaligh dari Pasai. Tempat yang mula-mula dimasuki Islam di pula Jawa yaitu daerah-daerah pesisir utara Jawa Timur. Tokoh terkenal yang berdakwah di Jawa Timur adalah Maulana Malik Ibrahim. Belau menetap di Gresik, kemudian mendirikan pusat penyiaran agama Islam dan pusat pengajaran. Dalam majlisnya itu beliau mengkader beberapa orang murid. selanjutnya mereka menyiarkan agama Islam ke daerah-daerah lain di pula Jawa. Di Jawa Tengah, penyiaran Wali Songo Agama Islam berpusat di Demak. Penyiaran agama Islam di Pulau Jawa dilakukan oleh para wali yang berjumlah 9 yang dikenal dengan Wali Songo (Wali Sembilan).Kemudian murid-murid Wali Songo turut pula menyiarkan agama Islam ke daerah pedalaman pulau Jawa, sehingga agama Islam berkembang dengan pesatnya.
Daftar Pustaka
Perkembangan Islam di Pulau Jawa Halaman all - Kompas.comhttps://www.kompas.com
Thank You
+info