Want to create interactive content? It’s easy in Genially!
KELOMPOK 6-ISSUE ETIK DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN
Putri Nanda Sari
Created on October 22, 2022
Start designing with a free template
Discover more than 1500 professional designs like these:
View
Audio tutorial
View
Pechakucha Presentation
View
Desktop Workspace
View
Decades Presentation
View
Psychology Presentation
View
Medical Dna Presentation
View
Geometric Project Presentation
Transcript
issue etik dalam praktik keperawatan
konsep dasar keperawatan 1
kelompok 6
sabtu, 23 oktober 2022
Dosen pembimbing: Hasriana S,Kep., Ns., M.Kep
"Mungkin para dokter memetakan permainan perang, namun perawatlah yang dapat menanggung seluruh konflik disana"
jodi Picoult
ANGGOTA
1. Yaket 2. Dilla Amelia Ramadani 3. Emma Fitri Yasifa 4. Lidya Safitri 5. Mellyana Putri 6. Putri Nanda Sari 7. Septi Padiyah 8. Sri Wahyu Ningsih
Euthanasia
Anggota
AIDS
Etika Kep.
Transplansi Organ
indeks
Kode Etik Kep.
Issue sekitaran kematian
issue etik Kep.
malpraktik
Kesimpulan
Penutup
Abortus Spontan
etika keperawatan
ETIKA KEPERAWATAN
Menurut American Comission Bureau on Teaching, tujuan dari etika keperawatan adalah
Mengenal dan mengidentifikasi unsur moral dalam praktik keperawatan.
PENGERTIAN
.Etika profesi keperawatan adalah milik dan dilaksanakan oleh semua perawat.Semua perawat harus untuk menaati kode etik yang telah disepakati. Dalam melaksanakan praktik keperawatan, seorang perawat harus mengambil suatu keputusan dalam upaya pelayanan keperawatan klien.Keputusan yang diambil berdasarkan pertimbangan dan kemampuan penalaran ilmiah dan penalaran etika,
Membentuk strategi/ cara dan menganalisis masalah moral yang terjadi dalam praktik keperawatan.
Menghubungkan prinsip moral yang baik yang dapat dipertanggungjawabkan pada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan Tuhan.
TUJUAN ETIKA KEPERAWATAN >>>
KODE ETIK KEPERAWATAN
KODE ETIK KEPERAWATAN
Tujuan kode etik keperawatan sebagai berikut:
PENGERTIAN
Kode Etik Keperawatan adalah pernyataan standar profesional yang digunakan sebagai pedoman perilaku perawat dan menjadi kerangka kerja untuk membuat keputusan.
- dasar mengatur hubungan antar perawat, klien atau pasien, teman sebaya, masyarakat, dan unsur profesi
- standar untuk mengatasi masalah yang dilakukan oleh praktisi keperawatan
- mendukung profesi perawat yang dalam menjalankan tugasnya
- dasar dalam menyusun kurikulum pendidikan keperawatan
- memberikan pemahaman kepada masyarakat pengguna jasa pelayanan keperawatan akan pentingnya sikap profesional dalam melaksanakan tugas praktek keperawatan.
TUJUAN KODE ETIK KEPERAWATAN >>>
issue etik keperawatan
Tindakan yang melanggar kode etik dalam issue keperawatan
yaitu sebagai berikut:
ISSUE ETIK KEPERAWATAN
Malpraktik
Abortus Spontan
PENGERTIAN
Isu atau Masalah etika keperawatan merupakan, masalah etika yang dimana telah terjadi penyimpangan tentang akhlak yang baik dan buruk yang dilakukan oleh seorang perawat dalam bertindak atau berinteraksi dengan orang lain maupun pasien.
Euthanasia
AIDS
Transplansi Organ
Issue sekitaran kematian
malpraktik
Malpraktik
Pengertian
kesalahan atau kegagalan pelaksanaan professional karena keterampilan yang tidak memadai dan tidak beralasan, ketaatan terhadap profesi atau hukum, praktik kejahatan , tindakan melanggar hukum atau tidak bermoral
Strategi untuk menghindari malpraktik
- memberikan perawatan yang aman untuk klien mereka
- mengetahui dan mematuhi standar keperawatan
Abortus Spontan
Abortus Spontan
adalah cara menggugurkan kandungan atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah abortus yang berarti mengeluarkan hasil konsepsi (pertemuan sel telur dan sel sperma) sebelum janin dapat hidup diluar kandungan.
Pandangan mengenai abortus
Pandangan konservatif
Pandangan liberal
Pandangan moderat
Ada 3 pandangan secara umum tentang abortus yaitu :
berpendapat bahwa abortus secara moral salah dan dalam situasi apapun tidak boleh dilakukan, termasuk dengan alasan penyelamatan.
berpendapat bahwa abortus secara moral diperbolehkan atas dasar permintaan. Pandangan ini secara umum mengganggap bahwa fetus belum menjadi manusia.
berpendapat bahwa abortus tidak mutlak kesalahan moral dan hambatan penentang abortus dapat diabaikan dengan suatu pertimbangan moral yang kuat.
Euthanasia
Pengertian
secara etimologis,
euthanasia dapat diartikan kematian yang baik atau mati dengan baik tanpa penderitaan.
Klasifikasi Euthanasia
- Voluntary euthanasia
Ada pula yang menyebutkan bahwa euthanasia merupakan praktek pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan yang mematikan.
jika yang membuat keputusan adalah orang yang sakit
- Involuntary euthanasia
jika yang membuat keputusan adalah orang lain. Seperti pihak keluarga atau dokter karena pasien mengalami koma medis.
AIDS
AIDS
Tidak saja menimbulkan dampak pada penatalaksanaan klinis tetapi juga dampak sosial, kekhawatiran masyarakat serta masalah hukum dan etika.
Penderita AIDS sering di perlakukan tidak adil dan di diskriminasikan. Perawat yang bertanggung jawab dalam merawat klien AIDS akan mengalami berbagai stres pribadi, apalagi bila merawat klien AIDS fase terminal yang berusia muda dengan gaya hidup yang bertentangan dengan gaya hidup perawat.
Transplantasi Organ
Tindakan medis ini tidak dapat dilakukan begitu saja, karena masih harus dipertimbangkan dari segi non medik
Transplantasi organ
yaitu seperti
Transplantasi adalah pemindahan suatu jaringan atau organ manusia tertentu dari suatu tempat ke tempat lain pada tubuhnya sendiri atau tubuh orang lain dengan persyaratan dan kondisi tertentu.
- segi agama,
- hukum,
- budaya,
- etika, dan
- moral.
Issue sekitaran kematian
Issue Sekitar Kematian
Dalam situasi kematian, jika nyawa pasien tidak bisa diselamatkan lagi, masih banyak yang dapat dan harus dilakukan. Kalau cure sudah tidak mungkin lagi, masih bisa diberikan care.
jeda singkat bagi masih mungkinnya dilakukan penyelamatan
Kematian klinis (cllinical death)
Secara umum jelang ajal berlangsung dalam tiga fase :
Fase agonal (agonal phase)
fase rusaknya denyut teratur
atau kematian permanen.
Kematian (mortality)
kesimpulan
Simpulan
Pada dasarnya, penerapan kode etik diwajibkan untuk seluruh perawat, bahkan seluruh tenaga medis kesehatan. Kode etik keperawatan sendiri sudah menjadi pedoman bagi perawat terutama dalam hal moral maupun tindakan dan perilaku, sebab hal tersebut menjadi penunjang standar keprofesionalitas para perawat.
diharapkan bagi seluruh calon perawat maupun mahasiswa keperawatan dapat mempelajari lebih dalam dan dapat menerapkan kode etik sebagai pedoman menjadi perawat yang profesional.
untuk menghindari issue etik keperawatan, salah satunya yaitu menerapkan kode etik keperawatan yang dimana menunjukkan kepada masyarakat bahwa perawat diharuskan memahami dan menerima kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan masyarakat.
penutup
"Keperawatan adalah sebuah seni: dan jika ingin dijadikan sebuah seni, dibutuhkan pengabdian yang eksklusif dengan persiapan yang keras seperti karya pelukis atau pematung manapun"
Florence Nightingale