Want to create interactive content? It’s easy in Genially!

Get started free

NOTES REPORT

Dinaya Islami Fillah

Created on October 13, 2022

Start designing with a free template

Discover more than 1500 professional designs like these:

Hr report

Report Human Resources

Black Report

Tech report

Waves Report

OKR Shapes Report

Professional Whitepaper

Transcript

TADABBUR AYAT AKIDAH

Dosen Pengampu: Dr. Haris Renaldi M.Pd

start!

Kekuasaan Allah

(Tadabbur Q.S. Al-Baqarah(2): 255)

Oleh: Agnes Facis Dinaya Islami Fillah

Muqaddimah

Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka'ab sebagai ayat paling agung dalam Al Qur'an. Berisi tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya.

Nama Lain Ayat Kursiy

Dinamakan ayat kursi karena dalam ayat tersebut ada kalimat (kursiy). Sebetulnya ada beberapa nama lain selain Ayat Kursi, yaitu : A'zhomul ayaat, Sayyidatu Ayyil Qur'an, Afdholu ayyil Qur'an, Asyrofu Ayyil Qur'an, Dzarwatu Ayyil Qur’an, Ayatul Fathi, Ayatul barokah wan Nama`, Ayatul Muqoddasah, Shifatullah wa na'tullah, Ayatut tauhid, Ayatul mustaghitsin, Ayatul musta'idin, Ayatul mustajirin, Ayatul Aminati, Ayatun Nafi’ah, Ayatul hafizhoh, Ayatul harisah, Ayatul waqiyah, Ayatul maahiyah, Ayatud dafi'ah, Ayatul muhashonah, Ayatul wilayah, Ayatul muzhiroh, Ayatul muhdhiroh, Ayatul muhtawiyah, Ayat Ismullahi A'zhom, Ayat qodo hajat, Ayat sa'adah.

Asbabun Nuzul

Ketika ayat kursi turun, semua berhala di dunia jatuh tersungkur, begitu juga seluruh raja di dunia jatuh tersungkur dan mahkota mereka jatuh dari kepala mereka. Sementara itu, para setan berlarian saling tabrak sehingga mereka sampai ke hadapan iblis dan memberitahukan kejadian itu kepadanya. iblis segera memerintahkan mereka untuk mencari tau penyebab semua itu. merekapun datang ke Madinah dan mendengar bahwa ayat kursi telah turun.

Allah memerintahkan Malaikat Jibril turun ke bumi. Bersama dengan 70 ribu malaikat lainnya yang turut menyertai ayat kursi ini, dan menyambutnya di langit dunia dengan penuh kehormatan.

Makna Kebahasaan

Yang memiliki segala makna-makna ketuhanan, dan bahwasanya tidak ada yang berhak bercitra ketuhanan dan peribadahan kecuali hanya Dia.

Yang memiliki seluruh maknan-makna kehidupan yang sempurna.

الْحَيُّ

الْحَيُّ

سِنَةٞ

ٱللَّهُ

Rasa kantuk yang ada sebelum tidur.

Mutlak berdiri sendiri, tidak bergantung kepada yang lain. Dia yang menegakkan segala yang ada ini, sehingga tidak terupa pada akal adanya sesuatu atau tetap adanya kecuali dengan Dia.

Tidak ada sesembahan yang haq melainkan Allah. Hanya kepadaNya lah segala sesuatu dikembalikan. Maka segala sesuatu yang disembah selain Allah adalah bathil.

لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ

  • tempat meletakkan kedua kaki.
  • Ilmu-Nya
  • Kekuasaan-Nya

الْقَيُّومُ

كُرْسِيُّ

Al-Baqarah (2): 255

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapa yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Beberapa Tafsiran Ringkas Q.S. Al-Baqarah(2): 255

Shahih Tafsir Ibnu Katsir

  • (اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ)"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia." yang mutlak berdiri sendiri, tidak bergantung kepada yang lain. Dia yang menegakkan segala yang ada ini, sehingga tidak terupa pada akal adanya sesuatu atau tetap adanya kecuali dengan Dia.
  • (الْحَيُّ الْقَيُّومُ) "Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)." Ini adalah pemberitahuan bahwa Allah lah yang Esa dalam Uluhiyyah-Nya (ketuhanan-Nya) terhadap seluruh makhluk-Nya.
  • (لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ) "tidak mengantuk dan tidak tidur." Dia-lah yang hidup kekal dan tidak akan pernah mati, yang mengendalikan semua yang ada. Maka, semua yang ada di bumi ini sangat membutuhkan-Nya, sedangkan Dia sama sekali tidak membutuhkan mereka.
  • (لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ) "Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi." Ia suci dari cacat (kekurangan), kelengahan dan kelalaian dalam mengurus makhluk-Nya.
  • (مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ) Siapa yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?" Ini merupakan pemberitahuan bahwa semua makhluk adalah hamba-Nya yang berada di dalam kerajaan Nya, pemaksaan-Nya, dan kekuasaan-Nya.
  • (يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ) "Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka." Hal ini merupakan bagian dari keagungan, keperkasaan, dan kebesaran Allah. Tidak ada seorang pun yang dapat memberikan syafa'at kepada yang lainnya, kecuali dengan izin-Nya.
  • (وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ) "dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya" Inilah bukti yang menunjukkan bahwa ilmu-Nya meliputi segala yang ada di masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.
  • (وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ) "Kursi Allah meliputi langit dan bumi." Maksudnya, tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui ilmu Allah, meskipun sedikit, kecuali yang diajarkan dan diberitahukan oleh Allah kepadanya.
  • (وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا) "Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya" Dalam tafsirnya, Waki' telah meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas, ia mengatakan: "Kursi adalah tempat pijakan dua kaki (Allah) dan 'Arsy, tidak ada seorang pun yang mampu memperkirakannya."
  • (وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ) "dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." Dia tidak merasa berat dan kewalahan untuk me melihara langit, bumi dan semua yang ada di antara keduanya. Semua itu sangat mudah dan ringan bagi Allah.

Tafsir Al-Azhar :

  • (اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ)"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia." Dialah Allah penguasa tertinggi yang mutlak diakui keberadaannya oleh akal manusia yang sehat.
  • (الْحَيُّ الْقَيُّومُ) "Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)." Dialah sumber segala kehidupan yang sebenarnya dimana sebelumnya tidak ada satupun makhluk yang sebenarnya hidup, karena hidup yang sebenarnya hidup itu adalah tidak pernah merasakan mati. dan Dia berdiri sendiri tidak bergantung kepada yang lain dalam mengatur dan memelihara alam semesta beserta isinya.
  • (لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ) "tidak mengantuk dan tidak tidur." Dialah arti hidup yang sebenarnya, dimana Ia tidak pernah merasa mengantuk apalagi tertidur, yang merupakan tanda dari sebuah kelemahan.
  • (لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ) "Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi." Maka sangatlah tidak masuk akal jika Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di langit dan bumi itu akan mengantuk atau bahkan tertidur.
  • (مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ) Siapa yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?" Ini menunjukkan kekuasaan-Nya yang mutlak atas pemberian ampunan atau karunia yang akan Dia berikan kepada hamba-Nya di hari akhir.
  • (يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ) "Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka." Hanya Dia yang mengetahui apa yang ada di hadapan dan di belakang kita meskipun kita memiliki mata untuk melihat apa yang ada di hadapan kita, namun tidak semuanya selalu tepat.
  • (وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ) "dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya" Artinya bahwasanya ilmu yang ada pada kita sekarang itu tidak ada apa-apanya dibandingkan ilmu Allah yang sangat luas. dimana hal tersebut terjadi atas izin-Nya.
  • (وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ) "Kursi Allah meliputi langit dan bumi."
  • (وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا) "Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya" Hal ini menunjukkan bahwa kekuasaan Allah mutlak atas seluruh alam dan isinya. maka mustahil bagi-Nya merasa berat ataupun penat.
  • (وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ) "dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." Maha tinggilah Allah dari segala perumpamaan. Maha Tinggi Allah atas kekuasaan-Nya yang Agung meliputi seluruh alam semesta.

Tafsir Al-Qurthubi

  • (اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ)"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia."
الله adalah mubtada' pertama, لا الٰه adalah mubtada' kedua dan khabarnya dihilangkan yaitu ma'buudun (yang disembah) atau maujuudun (yang ada). إلا هو adalah badal dari tempat.
  • (الْحَيُّ الْقَيُّومُ) "Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)." Ismanillahil a'zham (dua nama Allah yang paling besar)
  • (لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ) "tidak mengantuk dan tidak tidur." Allah SWT. menafikkan bahwa Dia mengantuk dan tidur. As-Sinah artinya An-nu'aas yang bermakna rasa yang ada di mata jika sudah berada di hati maka disebut An-naum.
  • (لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ) "Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi." Dialah pemilik semua dan Tuhan semua.
  • (مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ) Siapa yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?" bahwa Allah mengizinkan pada orang yang dikehendaki untuk memberi syafaat pada orang-orang yang diridhoi-Nya.
  • (يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ) "Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka." Dhomir هم disini bermakna semua orang yang berakal. Mujahid berkata مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ adalah apa yang terjadi di dunia dan وَمَا خَلْفَهُمْ adalah apa yang terjadi di akhirat.
  • (وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ) "dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya" tidak ada yang diketahui seorangpun kecuali apa yang Allah hendak beritahukan kepadanya.
  • (وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ) "Kursi Allah meliputi langit dan bumi."
- Ibnu Abbas menjelaskan maksud kursiy-Nya adalah Ilmu-Nya. - Abu Hayyan dalam Al-Bahr Al-Muhith menjelaskan maksud kursiy-Nya adalah kekuasaan-Nya.
  • (وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا) "Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya"
- يَئُودُهُ artinya Yutsqiluhu (memberatkan-Nya).- Ibnu Abbas RA, Hasan, Qatadah dan lainnya menafsirkan lafazh يَئُودُهُ dengan Aadanii asy-syai`u", maknanya atsqalanii wa tahammaltu Minhu al masyaqqah (sesuatu itu memberatkanku dan aku mengalami kesulitan karenanya).
  • (وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ) "dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
- الْعَلِيُّ maksudnya adalah tinggi kekuasaan dan kedudukan bukan tinggi tempat.- الْعَظِيمُ maksudnya adalah besar kekuasaan, kedudukan, dan kemuliaan, bukan besar bentuknya.

Inti Pesan Ayat

Ilmu dan kekuasaan Allah meliputi seluruh langit dan bumi.

Pesan-Pesan Utama Ayat

  • Allah adalah satu-satunya Tuhan yang pantas untuk disembah.
  • Dialah sember kehidupan yang sebenarnya, yang berdiri sendiri tidak bersandar kepada yang lain.
  • Dia tidak mengantuk dan tidak tidur.
  • Milik-Nyalah apa-apa yang ada di langit dan di bumi.
  • Kekuasaan-Nya yang mutlak atas syafa'at di hari akhir.
  • Ilmu-Nya meliputi segala yang ada di masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.
  • Dia-lah sumber segala keilmuan.
  • Kursiy-Nya seluas langit dan bumi.
  • Dia terbebas dari rasa berat dan penat atas pemeliharaan ciptaan-Nya.
  • Maha Tinggi Allah atas kekuasaan-Nya yang Agung meliputi seluruh alam semesta.

Hikmah & Pencerahan

Mindset

Attitude

  • Allah-lah yang sebenar-benarnya Ilah (sesembahan)
  • segala sesuatu yang ada di dunia ini akan binasa kecuali Dia yang Maha Hidup
  • Allah-lah yang Maha Kaya, dan kitalah yang membutuhkan-Nya
  • Berkomitmen untuk memurnikan ibadah hanya kepada Allah semata
  • Sebagai makhluk yang lemah, sudah sepatutnya kita menghadirkan Allah dalam setiap lini kehidupan kita

Behavior

Dakwah

Iman

Amal

  • segala sesuatu yang disembah selain Allah adalah bathil
  • menguatkan pondasi keimanan
  • menjadikan ayat kursi sebagai amalan setiap hari
  • Binalah dirimu dan keluargamu agar memiliki keimanan yang benar
  • Ajaklah masyarakat untuk mendawamkan ayat kursi setiap hari serta mengajak mereka untuk membenahi iman mereka