Want to create interactive content? It’s easy in Genially!
PROPOSAL PRODUK KERAJINAN
Muhammad Aghna Nabil
Created on August 16, 2022
Start designing with a free template
Discover more than 1500 professional designs like these:
View
Essential Dossier
View
Essential Business Proposal
View
Essential One Pager
View
Akihabara Dossier
View
Akihabara Marketing Proposal
View
Akihabara One Pager
View
Vertical Genial One Pager
Transcript
Proposal Produk Kerajinan Totebag dan Pouch kanvas
Craft Product Proposal
Prakarya dan Kewirausahaan
TE AM
Akbar Riyadi 04
Muhammad Aghna Nabil 20
Dinar Maharani Hasnadi 10
Nabila Umi Muthmainah 24
Shebila Tiffany Tiuruli 34
Rizkha Rahmanisa Maryam 30
Index
Bab VII Rencana Pemodalan
Bab I Pendahuluan
Bab IV Deskripsi Usaha
Bab VIII Resiko Usaha
Bab II Isi Business Plan
Bab V Rencana Produksi
Bab III Analisa usaha
Bab VI rencana Pemasaran
Bab IX Kesimpulan
01
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Perusahaan
Menurut data, rata-rata orang Indonesia menghasilkan sampah plastik untuk pembelian sehari-hari. Di Indonesia, tidak banyak orang yang menyadari dampak negatif dari kantong plastik, meskipun efeknya sangat terasa dalam kehidupan kita.
Totebag merupakan tas yang menggunakan tali melengkung dengan bagian atasnya dibiarkan terbuka untuk memudahkan pengguna memasukkan dan mengambil barang di dalam tas. Awalnya totebag terbuat dari bahan kain yang keras. Namun saat ini beberapa bahan seperti denim, kain kanvas, kain goni, nilon, dan rami dapat digunakan sebagai bahan pembuatan totebag. Totebag sering digunakan untuk membawa barang baik dalam jumlah banyak maupun sedikit. Oleh karena itu, kami menawarkan penggunaan totebag sebagai pengganti plastik dan mengajak masyarakat untuk turut serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Pada zaman milenial ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain. Maka dari itu, kami akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari kanvas sebagai bahan utama dan menggunakan sablonan sesuai dengan desain kreasi sendiri, baik dari keinginan produsen maupun konsumen.
Kualitas totebag dapat lebih tahan lama dan memiliki tampilan yang unik. Bahannya sangat tebal dan cukup tahan air dan juga bisa dilipat dan dicuci sehingga bisa dipakai berkali-kali. Konsep totebag yang minimalis dan mudah dipakai kemana-mana banyak digemari oleh masyarakat terutama para anak remaja sehingga menjadikan salah satu daya tarik totebag selain bentuknya yang stylis dan juga multifungsi. Totebag menjadi peluang usaha yang menjajikan untuk usaha kecil karena sekarang permintaan pasar terhadap totebag sedang meningkat dan modal yang diperlukan tidak terlalu besar. Terlebih dengan kemajuan teknologi sekarang seperti adanya social media dan e-commerce yang dapat mendukung produk yang kita jual dan memudahkan pembeli untuk melihat-lihat produk yang diminati sekaligus mempermudah proses jual beli terhadap produk yang akan kita pasarkan.
02
Bab II
Perencanaan Business
2.1 Visi Misi Perusahaan
VISI Menjadi Perusahaan toko yang selalu dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan-nya akan visual dan variasi yang berbeda dapat dipakai sehari-hari dan dengan harga yang terjangkau.”
01
MISI 1.Menciptakan barang yang kompak, modern , dan lebih mementingkan kehigenisan. 2.Secara terus-menerus menambah jaringan outlet dengan berbagai cara, termasuk bekerjasama dengan pihak lain,agar mudah dijangkau oleh pelanggan” 3.Secara terus-menerus memperkuat motif design dan varian ukuran yang berbeda dari lainnya” 4.Secara terus-menerus memperkuat Sumber Daya Manusia yang berkualitas yangmerupakan ujung tombak dalam memberikan kenyamanan/ kemudahan bagi pelanggan”
02
2.2 Identifikasi Usaha
Alamat Usaha
Nama Usaha
Pemilik Usaha
M. Aghna Nabil, Shebila Tiffany Tiuruli, Dinar Maharani Hasnadi, Akbar Riyadi, Nabila Umi Muthmainah, Rizkha Rahmanisa Maryam
N.A.O. FASHION STYLE( Totebag and Pouch )
Jalan Gamprit Raya, RT.007/RW.014, Jatiwaringin, Kec. Pd. Gede, Kota Bks, Jawa Barat
+ info
+ info
+ info
2.3 Ruang Lingkup Usaha
75 %
Ruang lingkup usaha yang kami rintis ini masih dalam usaha rumahan kecil Menengah, tetapi usaha ini bisa sangat menjanjikan karena produk makanan yang kami produksi dapatdinikmati oleh semua kalangan. Tujuan Usaha 1.Mendapatkan penghasilan. 2.Memenuhi kebutuhan konsumen. 3.Menggali bakat dalam hal berbisnis dan membuat kerajinan tangan.
" Keberhasilan usaha terlihat dari bagaimana perencanaannya"
+ info
03
Bab III Analisa Usaha
3.1 Analisa Usaha
Usaha kami bergerak dalam bidang Produk Kreatif yang berbahan dasar kain perca, jadi kami sepakat untuk mengolah kain perca sebagai bahan bakunya dengan tambahan berbagai macam hiasan sebagai pelengkapnya. Awal dibentuknya perusahaan kami karena kami dapat melihat minat masyarakatakan kebutuhan Eco yang dapat dibeli dengan harga terjangkau.
3.2 Modal Usaha & 3.3 Keistimewaan Produk
Modal Usaha
Modal awal kami berjumlah Rp2.000.000,00 yang berasal dari kesepakatan akad musyarakah kelompok usaha ini sendiri.
Keistimewaan Prduk
Harga cukup terjangkau untuk semua kalangan terutama kalangan muda motif barang yang modern.Dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas
04
Bab IV
Deskripsi Usaha
4.1 Jenis Usaha
N.A.O. FASHION STYLE merupakan usaha mikro yang dapat diklasifikasikan sebagai Small Dynamic Enterprise, yaitu UKM yang telah memiliki jiwa entrepreneurship dan mampu menerima pekerjaan subkontrak dan ekspor. Brand ini menerapkan konsep sustainable fashion yang mengedepankan nilai-nilai dari berbagai pihak yang terlibat di dalamnya, khususnya lingkungan dan kemanusiaan sehingga dapat menjaga pihak yang terlibat dan meminimalisir kerugian dengan memanfaatkan barang bekas dan berkualitas tinggi sebagai bahan utama dalam pembuatan produk.
N.A.O. FASHION STYLE memiliki keunggulan, yaitu menggunakan konsep sustainable fashion yang mementingkan dampak bagi lingkungan sekitar, proses pembuatan yang cepat, dan harga yang terjangkau. Untuk memperluas pemasaran, kami mengandalkan sosial media, e-commerce, kolaborasi dengan pengusaha lain, dan bazaar atau event. Sebagai brand fashion, brand ini juga mengutamakan kegunaan dan estetika. Desain yang ditawarkan dapat sesuai dengan permintaan pelanggan atau yang sudah disediakan oleh perusahaan kami. Dengan menggunakan produk totebag yang ditawarkan, diharapkan kami dapat meminimalisir sampah plastik yang berdampak besar bagi jutaan kehidupan di bumi.
4.2 Prospek Usaha
Bab V Rencana Produksi
5.1 Bahan baku dan penggunaannya
01
Kain kanvas.Sebagai Bahan baku Utama dalam Produk ini.
02
Kain Yang sudah tidak dipakai dengan jenis apapun.dimanfaatkan sebagai tempat- tempat penyimpanan/ kantong-kantong.
tools and materials and uses
03
Tali kulit.sebagai handle pada tas
04
Gunting, penggaris, kertas pola, mesin jahit, benang dan jarum.sebagai alat dalam pembuatan produk.
5.2 Proses Produksi
Step 1
Step 2
Step 3
Step 4
Pemotongan Bahan-bahan sesuai Design dan Ukuran
Perancangan Design Produk Serta pengukuran
Penyatuan Bagian-bagian yang telah dipotong dan Hasil Akhir dari Produk
Persiapan Alat dan bahan
Bab VI Rencana Pemasaran
6.1 Analisis Persaingan Usaha SWOT
Services
Amount
6.2 Analisis 4P
$1000
Step 1: Puedes escribir una descripción aquí
$2000
Step 2: Puedes escribir una descripción aquí
1) Product Produk yang ditawarkan oleh “N.A.O. FASHION STYLE” terdiri dari: a. Type: Totebag. b. Brand: N.A.O. FASHION STYLE c. Quality: Menggunakan bahan daur ulang berupa kanvas yang ramah lingkungan dan juga mempunyai bahan yang bagus. d. Packing: Dikemas dengan packaging box berupa kardus.. e. Design: Ditentukan oleh perusahaan ataupun customer. 2) Price Harga yang ditawarkan dimulai dari Rp50.000,00 -Rp100.000,00 3) Place Wilayah pemasaran mencakup seluruh Indonesia yang dapat dilakukan secara online dan melalui bazaar ataupun event. 4) Promotion 1. Event/Pameran Mengikuti event atau pameran bazaar. 2. Advertising: Promosi melalui social media seperti Instagram, tik tok, twitter, e-commerce, dll.
+ info
$3000
Step 3: Puedes escribir una descripción aquí
Discounts $250
Subtotal
$6000
TOTAL
6.3 Target dan Segmentasi Pasar
1) Segmentasi pasar berdasarkan “Geografi” Produk “N.A.O. FASHION STYLE” dipasarkan secara online melalui social media yang dapat menjangkau seluruh Indonesia. Produk kita juga bisa dibeli langsung melalui bazaar atau suatu event. 2) Segmentasi pasar berdasarkan “Demografi” Produk kita dipasarkan untuk semua umur.
• N.A.O. FASHION STYLE merupakan suatu brand yang dibuat untuk mendaur ulang suatu bahan menjadi kerajinan yang berkualitas tinggi. Bahan-bahan yang didaur ulang bisa berupa kain goni, flannel, denim, dan masih banyak lagi. Bahan utama yang dipakai dalam produk ini adalah kanvas. Motivasi kami untuk membuat kerajinan daur ulang adalah untuk mengurangi pemakaian plastik di Indonesia dan juga meningkatkan kreativitas anak bangsa. Kerajinan utama yang kami buat adalah totebag. Selain simple dan minimalis, totebag merupakan tas yang multifungsi. Totebag dapat mengurangi pemakain plastik di toko seperti supermarket. • N.A.O. FASHION STYLE berkolaborasi dengan berbagai perusahaan terutama dalam bidang makanan. Kami membuat totebag dengan desain yang perusahaan tersebut serahkan kepada kami. Dengan begitu, penggunaan bungkus plastik akan berkurang dan penjualan totebag akan semakin meningkat. • N.A.O. FASHION STYLE menawarkan berbagai desain yang unik dan menarik kepada customer. Tidak hanya itu, customer juga bisa me-request desain yang mereka mau, baik secara langsung ataupun online. • Dengan bertambah banyaknya pekerja, N.A.O, FASHION STYLE akan bekerja lebih cepat dan efektif. Proses produksi, pengemasan, pengiriman, dll akan menjadi lebih cepat dan customer akan puas. • Untuk pemasaran, N.A.O. FASHION STYLE tersedia di seluruh Indonesia. Customer bisa membeli produk kami baik melalui online (Shopee, Tokopedia, dll) ataupun secara langsung seperti di event-event ataupun pameran bazaar.
6.4 Strategi Pemasaran
Bab VII Rencana Pemodalan
7.1 Modal Usaha &7.2 Penentuan Harga Produksi
7.1 Modal Usaha Modal awal usaha adalah Rp 2.000.000 7.2 Penentuan Harga Produksi 1. Harga alat dan bahan • Kain kanvas lebar 150 cm = Rp 30.000 (per meter) • Meteran jahit 150 cm = Rp 5.000 • Tali webbing roll 1 m = Rp 5.000 • Gunting serbaguna (bisa untuk kertas dan kain) = Rp 15.000 • Benang jahit = Rp 2.000 (per roll) • Jarum jahit = Rp 3.000 (per set) • Jarum pentul = Rp 2.000 • Setrika = Rp 200.000 • Printer = Rp 500.000 2. Estimasi biaya overhead (termasuk biaya perlengkapan ATK, biaya tagihan listrik/air/internet, biaya kegiatan khusus seperti seminar, dan biaya promosi seperti beriklan di Instagram Business) = Rp 500.000 Estimasi total biaya produksi = Rp 1.262.000 Keuntungan = Modal – biaya produksi Keuntungan = Rp 2.000.000 – Rp 1.262.000 = Rp 738.000
Penentuan Harga Jual
100k
80k
50k
Harga untuk satu buah tote bag adalah Rp 80.000. Perhitungan BEP (Break Even Point/Titik Impas) BEP Produksi = (biaya total)/(harga penjualan)= 1.262.000/80.000 = 15,7 Perusahaan harus menjual 16 produk untuk mencapai titik impas.
Bab VIII Resiko Usaha
8.1 Pengertian Resiko
Risiko usaha adalah sebuah tindakan yang dihubungkan dengan suatu kemungkinan munculnya kerugian yang tak terduga dan memang tidak diharapkan terjadi. Kemungkinan munculnya risiko pada bisnis memang bisa muncul dari berbagai faktor seperti manajemen, sistem perusahaan serta strategi yang kurang baik. Selain itu risiko pada sebuah usaha juga bisa muncul dikarenakan oleh faktor individu maupun karyawan.
Resiko Murni
8.2 Klasifikasi resiko
Risiko Murni (Pure Risk) adalah bentuk risiko yang jika terjadi akan menimbulkan kerugian dan bila tidak terjadi maka tidak akan menimbulkan kerugian. Contoh kebakaran, kecelakaan, gempa bumi, gunung meletus, banjir, tanah longsor dan lain-lain.1. Kondisi Pasar yang Tidak Stabil dipicu oleh ekonomi Global Yang Mengalami Tekanan.2. Terdapat banyak pesain dengan usaha yang sama yang lebih memiliki motif yang beragam dan harga lebih terjangkau. 3. Jika penggunaan bahan baku terlalu tinggi, ketersediaan bahan baku dapat berjurang dan perlu mencari bahan baku ditempat yang baru. 4. Produksi pada umumnya masih secara Buatan tangan sehingga jumlah setiap produkdinya masih terbatas.
Risiko menyebabkan paling tidak dua jenis kerugian dalam sebuah bisnis, yaitu adanya risiko spekulatif dan risiko murni. Untuk memahami sifat dari setiap risiko, baca lebih lanjut di bawah ini.
Resiko Spekulatif
Risiko Spekulatif (Speculative Risk) adalah risiko yang apabila terjadi dapat menimbulkan Kerugian (loss), atau tidak menimbulkan kerugian apapun (no loss) atau dapat mendatangkan keuntungan (gain). Contoh Risiko kelebihan produksi, risiko moneter (kurs valuta asing), atau pembelian saham. Misalnya, adanya kemungkinan kerugian jika perusahaan melakukan investasi dengan melakukan pembelian saham. Setelah beberapa waktu, perusahaan yang sahamnya dibeli mengalami kerugian dan penurunan nilai perusahaan dan menyebabkan nilai investasi yang menurun dan mengakibatkan kerugian.
Bab IX Kesimpulan
Kesimpulan
N.A.O. FASHION STYLE bergerak pada industri fashion yang menerapkan konsep sustainable fashion yang mengutamakan kenyamanan pengguna dan dampaknya terhadap lingkungan. Brand ini menawarkan produk totebag yang bisa digunakan sebagai pengganti kantong plastik saat berbelanja, tas yang memiliki nilai fashion yang tinggi, dan juga praktis saat dibawa bepergian. Pada saat ini, totebag digemari oleh banyak kalangan terutama para anak remaja karena memiliki banyak kegunaan dan nilai praktis.
Kami menjamin kualitas produk yang premium dan harga yang affordable bagi masyarakat sehingga produk kami dapat dinikmati oleh semua kalangan. Oleh karena itu, kami mulai memfokuskan penyebaran produk melalui sosial media dan e-commerce. Platform yang kami fokuskan untuk pemasaran melalui sosial media adalah TikTok dan Instagram sedangkan untuk e-commerce kami fokuskan kepada Shopee dan Tokopedia. Platform-platform di atas sedang marak di kalangan masyarakat sehingga kami mengembangkan pemasaran di platform tersebut dengan harapan produk kami makin dijangkau luas oleh masyarakat.
Bab IX Kesimpulan
naofashion@mail.com