Want to create interactive content? It’s easy in Genially!
Perilaku "PUNIA" Tri Parartha
Ni Luh Desy Coniarti Partami
Created on February 25, 2021
Punia merupakan bagian dari Tri Parartha. Punia artinya perilaku menolong dan berbagi, baik berupa materi ataupun non-materi
Start designing with a free template
Discover more than 1500 professional designs like these:
View
Animated Chalkboard Presentation
View
Genial Storytale Presentation
View
Blackboard Presentation
View
Psychedelic Presentation
View
Chalkboard Presentation
View
Witchcraft Presentation
View
Sketchbook Presentation
Transcript
Om Swastyastu
Om, Saraswati namostubhyamWarade kamarupini Widya rambham karishyami Siddhir bhawantume sadam
Tri Parartha
" Tiga perilaku yang dapat mewujudkan kebahagiaan "
Bagian Tri Parartha :
" Asih "" Punia " " Bhakti "
Lorem Ipsum
PUNIA
Punia merupakan perilaku menolong dan berbagi
Membantu Orang Tua
- Menemani & membantu ibu memasak/membuat cookies/camilan
- Membantu membereskan mainan
- Membantu membersihkan rumah
Ikut bergotong royong/kerja bakti
Ikut serta membantu membersihkan lingkungan
misalkan : membantu membersihkan selokan dengan warga di lingkungan RT/RW
Ikut serta membantu membangun tempat ibadah
misalkan : ikut serta bergotong royong membantu pembangunan pura
Donor Darah
pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah sebagai stok darah untuk kemudian digunakan untuk transfusi darah.
Membantu Korban Bencana
- Membantu evakuasi korban banjir
- Membantu membuat posko bencana
- Membantu korban bencana gempa, gunung meletus, dll
Berdana Punia/Berdonasi
dana punia adalah pemberian yang baik dan suci dengan tulus ikhlas sebagai salah satu bentuk pengamalan ajaran dharma
Berbagi/sharing ilmu/makanan
- Sharing/berbagi ilmu pengetahuan (dharma wacana)
- Berbagi makanan kepada teman
- Berbagi pakaian/mainan ke anak di panti asuhan
PUNIA
Manfaat melakukan "Punia"
Reg Weda I.15.8 Hendaknya mereka memperoleh kekayaan dengan kejujuran, dan dapat menawarkan kekayaan itu dengan kemurahan hati, mereka tentunya akan dihargai oleh masyarakat. Semogalah mereka tekun bekerja dan meyakini bekerja itu sebagai bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa. Reg Weda I.125.6 Tuhan Yang Maha Esa menurunkan anugrah kepada orang-orang yang pemurah, suka berdana punia yang dilandasi dengan ketulusan hati. Mereka memperoleh keabadian,rahmat-Nya kekayaan dan panjang usia. Reg Weda V.34.7 Tuhan Yang Maha Esa tidak akan menawarkan anugrah kepada orang-orang yang memperoleh kekayaan dengan tidak jujur. Demikian pula yang tidak mendermakan sebagian miliknya kepada orang-orang miskin dan sangat memerlukan. Tuhan Yang Maha Kuasa akan mengambil kekayaan dari orang-orang yang tamak dan menganugrahkannya kepada orang-orang yang gemar memberi.
Atharwa Weda III.15.6 Berdermalah untuk tujuan yang baik, dan jadikanlah kekayanmu bermanfaat. Kekayaan yang didermakan untuk tujuan luhur tidak pernah hilang. Tuhan Yang Maha Esa memperlihatkan rejeki yang jauh lebih banyak kepada mereka yang mendermakan kekayaannya untuk kebaikan bersama. Manawa Dharmasastra IV.26 Hendaknya tanpa jemu-jemunya berdana punia dengan penuh sradha dan bhakti yang diperoleh dengan cara dharma, dia akan memperoleh pahala yang setinggi-tinginya. Atharwa Weda VI.81.1 Wahai umat insan, bekerja keraslah kau sekuat tenaga, usir jauh-jauh sifat-sifatmu yang membuat kamu bangkrut dan sakit. Hendaknya kekayaan yang kamu peroleh dengan kejujuran mampu bermanfaat bagi masyarakat, arahkanlah untuk perbuatan-perbuatan baik dan kesejahteraan masyarakat. Atharwa Weda III.24.5 Wahai umat manusia, kumpulkanlah kekayaan dengan seratus tangan dan sumbangkanlah kekayaan itu dengan seribu tanganmu, dapatkanlah hasil yang penuh dari pekerjaan dan keahlianmu di dunia.
Om Shanti Shanti Shanti Om