Want to create interactive content? It’s easy in Genially!
3.17 Menganalisis Kebahasaan resensi setidaknya dua karya berbeda
alvifadlillah89
Created on December 21, 2020
Start designing with a free template
Discover more than 1500 professional designs like these:
View
Animated Chalkboard Presentation
View
Genial Storytale Presentation
View
Higher Education Presentation
View
Blackboard Presentation
View
Psychedelic Presentation
View
Relaxing Presentation
View
Nature Presentation
Transcript
Kelas 11 smk
Menganalisis Kebahasaan Teks Resensi
Alvi Nur FadlillahTeori Belajar : Psikologi sosial
Kompetensi Dasar
- 3.17 Menganalisis kebahasaan resensi setidaknya dua karya yang berbeda
Tujuan Pembelajaran
- Siswa mampu membaca sebuah resensi setidaknya dua karya yang berbeda
- Siswa mampu menafsirkan kebahasaan resensi setidaknya dua karya yang berbeda
- Siswa mampu menganalisis kebahasaan resensi setidaknya dua karya yang berbeda
- Siswa mampu menuliskan hasil analisis kebahasaan
- Siswa mampu menukarkan hasil analisis kebahasaan resensi dengan teman sekelas
Halaman
Contoh cara penugasan 1
Identitas
Evaluasi
Contoh cara penugasan 2
Petunjuk Pembelajaran
Materi 1
Contoh Teks Resensi 1
KD dan Tujuan
Bahan Materi
Contoh Teks Resensi 2
Peta Konsep
Tugas
Penutup
Refleksi
Kuis
Petunjuk pembelajaran
- Simaklah Kompetensi Dasar dan Tujuan Pembelajaran !
- Klik audio yang telah disediakan !
- Klik lambang youtube untuk menyimak video penjelasan !
- Simaklah Materi yang disampaikan oleh guru !
- Pahami contoh analisis kebahasaan yang telah diberikan !
- Kerjakan tugas dan kumpulkan sesuai petunjuk !
- Semangat !
Konsep Materi
Menukarkan hasil analisis kebahasaan teks resensi
Menganalisis kebahasaan yang ada pada resensi
Membaca contoh 2 resensi yang diberikan
Menafsirkan kebahasaan yang ada pada resensi
Menuliskan hasil analisis kebahasaan yang ada pada resensi
Apakah yang dimaksud dengan kaidah kebahasaan teks resensi?
Kebahasaan dalam resensi yang mengandung banyak konjungsi dan pernyataan-pernyataan yg berupa saran.
Kebahasaan dalam resensi yang tidak memilii konjungsi dan kalimat tidak berupa pernyataan.
right!
next
Kaidah-kaidah Kebahasaan Teks Resensi
Teks resensi memiliki kaidah-kaidah kebahasaan seperti berikut. 1. Banyak menggunakan konjungsi penerang, seperti bahwa, yakni, yaitu. 2. Banyak menggunakan konjungsi temporal: sejak, semenjak, kemudian, akhirnya 3. Banyak menggunakan konjungsi penyebababan: karena, sebab. 4. Menggunakan pernyataan-pernyataan yang berupa saran atau rekomendasi pada bagian akhir teks. Hal ini ditandai oleh kata jangan, harus, hendaknya.
Jika sudah memahami mengenai kaidah-kaidah kebahasaan dalam teks resensi, mari kita mulai materi hari ini. Semangat !
Contoh teks resensi 1
Identitas Buku
Kekurangan
Kelebihan
Judul Buku : Laskar Pelangi Penulis : Andrea Hirata Negara : Indonesia Bahasa : Indonesia Genre : Roman Penerbit : Yogyakarta: Bentang Pustaka Tanggal terbit : 2005 Halaman : xxxiv, 529 halaman
Kelemahannya yaitu penggunaan nama-nama ilmiah dalam cerita- ceritanya. Hal ini membuat pembaca kurang nyaman dalam membaca. Apalagi glosarium diletakkan di bagian belakang novel. Hal ini menambah ketidakpraktisan memahami istilah-istilah ini. Selain itu, imajinasi pembaca bisa terhambat jika mereka tak memahami istilah-istilah tersebut. Alurnya yang tidak jelas. Tidak seperti Harry Potter atau Ayat-Ayat Cinta dengan alur yang enak diikuti, cerita-cerita dalam Laskar Pelangi ini alur waktunya dibolak-balik sehingga membingungkan pembaca. Apalagi tidak disebutkan tahun berapakah tiap-tiap peristiwa itu terjadi.
Kelebihannya buku ini menceritakan tentang persahabatan dan setia kawanan yang erat dan juga mencakup pentingnya pendidikan yang begitu mendalam. Serta kisahnya yang mengharukan.
Sinopsis Cerita terjadi di desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu. Mulai darisanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah! Mereka, Laskar Pelangi – nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi – pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini!
Contoh Teks Resensi 2
Identitas Buku
Judul buku : Perahu Kertas Penulis : Dewi Lestari “Dee” ISBN : 978-979-1227-78-0 Penerbit : Bentang Pustaka dan Truedee Pustaka Sejati Editor : Hermawan Aksan Cetakan : I, Agustus 2009 Tebal : XII + 444 halaman; 20 cm Tahun Terbit : 2010 Jumlah Halaman : 444 halaman Harga : Rp 69.000,-
Kelebihan
Kekurangan
Novel ke enam karya Dewi Lestari atau yang sering dikenal “dee” ini menurut saya sangat menarik. Dimana novel ini mengulas tema persahabatan yang serat akan konflik yang menghanyutkan untuk para pembacanya. Dikemas dengan gaya bahasa yang lugas dan ringan serta sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang menjaikan novel ini dapat mudah dimengerti dan diniikmati oleh pembaca pada berbagai lapisan usia
Dalam novel ini, penggambaran cerita banyak menggunakan setting tempat sehingga sangat dapat beresiko pembaca akan menjadi bingung dalam memahami latar tempat cerita tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman dan konsentrasi tinggi untuk para pembacanya. Pada beberapa bagian cerita, terdapat cerita yang monoton sehingga timbul kesan kurang menarik dan timbul kebosanan pembaca dalam mendalami novel.
SinopsisDimulai dari kisah seorang remaja bernama Keenan, yang baru saja lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal bersama neneknya di Amsterdam. Namun karena perjanjian dengan ayahnya, Keenan terpaksa pulang ke Indonesia dan berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi. Sementara Keenan sendiri sangat tidak menginginkannya dan lebih memilih untuk menjadi seorang pelukis dibandingkan seorang businessman. Keenan memiliki bakat melukis yang kuat dari ibunya dan dia tidak mempunyai cita-cita lain selain menjadi pelukis. Sementara, di sisi lain, ada Kugy, seorang gadis unik yang cenderung banyak kejutan di dalam kehidupannya. Kugy juga akan berkuliah di universitas yang sama dengan Keenan. Tak jauh berbeda dengan Keenan, Kugy pun mempunyai cita-citanya sendiri, yaitu menjadi juru dongeng. Kugy sangat menggilai dongeng. Tak hanya mengkoleksi buku-buku dongeng dan punya taman bacaan, Kugy juga sangat senang menulis dongeng. Walaupun Kugy yakin menjadi seorang juru dongeng bukanlah profesi yang meyakinkan yang akan diterima dengan mudah oleh khalayak umum. Akan tetapi, Kugy tak ingin lepas begitu saja dari dunia tulis menulis, Kugy lantas meneruskan pendidikannya di Fakultas Sastra. Kugy dan Keenan dipertemukan lewat pasangan Eko dan Noni. Eko merupakan sepupu Keenan. Sementara Noni merupakan teman Kugy sejak mereka berdua masih kecil. Mereka berempat akhirnya bersahabat karib. Lambat laun, Kugy dan Keenan saling mengagumi dan tanpa mereka sadari mereka saling jatuh cinta, tanpa pernah ada kesempatan untuk saling mengungkapkan, dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan. Kugy sudah mempunyai pacar bernama Ojos (panggilan yang semena-mena diciptakan oleh Kugy). Sementara Keenan saat itu sedang dicomblangkan oleh Wanda, seorang kurator muda, yang merupakan sepupu Noni. Persahabatan empat sekawan itu mulai merenggang sejak adanya Wanda. Kugy lantas menjalani kegiatannya yang baru dan sibuk dengan kegiatan itu, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sanalah Kugy bertemu dengan Pilik, muridnya yang nakal namun kelihatan cerdas. Pilik dan kawan-kawannya berhasil ditaklukan oleh Kugy dengan cara, ia membuatkan mereka kisah petualangan dengan mereka sebagai tokohnya, yang diberi judul: Jendral Pilik dan Pasukan Alit. Kugy menuliskan kisah petualangan murid-muridnya itu di sebuah buku tulis, yang kelak diberikan kepada Keenan. Hubungan Keenan dan Wanda yang semula mulus, akhirnya hancur dalam semalam. Begitu juga dengan impian Keenan yang selama ini ia bangun dan perjuangkan, kandas dengan cara yang mengejutkan bersamaan dengan hancurnya hubungan ia dengan Wanda. Dengan hati hancur, Keenan meninggalkan kehidupannya di Bandung dan keluarganya di Jakarta, lalu pergi ke Ubud dan tinggal bersama Pak Wayan yang merupakan sahabat ibunya. Hari-hari bersama keluarga Pak Wayan, yang semuanya merupakan seniman-seniman yang cukup disegani di Bali, sedikit demi sedikit mulai mengobati hati Keenan. Sosok yang sangat berpengaruh dalam penyembuhannya yaitu Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan pun akhirnya mulai bisa melukis lagi. Berbekal kisah petualangan Jendral Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan oleh Kugy, Keenan membuat lukisan-lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu para korektor. Kugy, yang kesepian dan kehilangan sahabat-sahabatnya di Bandung, menata ulang hidupnya. Ia cepat-cepat lulus kuliah dan langsung bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywritter. Di sana, ia bertemu dengan Remigius Aditya, atasan yang sekaligus sahabat abangnya, Karel. Dengan cara yang tak terduga karier Kugy naik daun dan menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu karena pemikirannya yang ajaib dan serba spontan. Namun sosok Remigius tidak melihat Kugy dari sisi itu. Remi menyukai Kugy tidak hanya dari ide-idenya, tapi juga semangat dan sisi keunikan Kugy. Dan akhirnya Remi pun harus mengakui bahwa ia jatuh hati kepada Kugy. Sebaliknya, ketulusan Remi meluluhkan hati Kugy dan membuatnya memilih Remi. Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, memaksanya untuk pulang ke Jakarta dan harus menjalankan perusahaan ayahnya karena tidak mempunyai pilihan lain. Pertemuan antara Keenan dan Kugy tidak bisa terelakkan. Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi dan bercanda seperti masa-masa jayanya dulu. Semuanya dengan kondisi yang berbeda. Dan kembali hati mereka diuji. Kisah cinta dan persahabatan selama lima tahun ini pun berakhir dengan kejutan bagi semuanya. Akhirnya setiap hati hanya bisa memasrahkan dirinya kemana aliran cinta membawanya.
Contoh menafsirkan dan menganalisis kebahasaan dalam Teks Resensi Laskar Pelangi
1. Pada contoh teks resensi Laskar Pelangi terdapat satu kalimat teks yg mengandung ciri kebahasaan yang ada pada teks. Yaitu pada bagian kelemahan :- Kelemahannya yaitu penggunaan nama-nama ilmiah dalam cerita- ceritanya. Pada kata bercetak tebal merupakan konjungsi penerangan
Contoh menafsirkan dan menganalisis kebahasaan dalam Teks Resensi Perahu Kertas
- Pada contoh teks resensi Perahu Kertas terdapat enam kalimat yang mengandung ciri kebahasaan yang ada pada teks. Yaitu pada bagian sinopsis :1. Namun karena perjanjian dengan ayahnya, Keenan terpaksa pulang ke Indonesia dan berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi. (Konjungsi penyebaban) 2. ... tanpa pernah ada kesempatan untuk saling mengungkapkan, dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan. (Konjungsi penyebaban) 3. ... sibuk dengan kegiatan itu, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. (Konjungsi penerang) 4. Keenan pun akhirnya mulai bisa melukis lagi. (Konjungsi temporal) 5. ... di kantor itu karena pemikirannya yang ajaib dan serba spontan. (Konjungsi penyebaban) 6. Dan akhirnya Remi pun harus mengakui bahwa ia jatuh hati kepada Kugy. (Konjungsi temporal)
Setelah Anda memelajari materi yang telah diberikan. Mari ikuti kuis yang telah disediakan.
Klik gambar di samping ini !
Bahan materi untuk tugas
contoh novelet "Kisah langit jingga"
contoh buku cerpen "wuflite: Bus kuning"
Silakan Anda membaca buku cerpen dengan cermat dengan cara klik gambar diatas yang telah disediakan.
Silakan Anda membaca buku cerpen dengan cermat dengan cara klik gambar diatas yang telah disediakan.
Tugas!
1. Buatlah kelompok sesuai dengan urutan nomor absen. Satu kelompok terdiri dari 4 anak !
2. Bacalah contoh teks resensi buku novelet dan cerpen yang telah diberikan !
3. Pahami dan tafsirkan kaidah-kaidah kebahasaan yang terdapat dalam teks resensi tersebut !
4. Analisislah teks resensi sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan yang telah dipelajari !
5. Kumpulkan pada form penugasan !
6. Hasil tugas akan ditukarkan antar kelompok dan dibahas bersama.
View
Penutup
Jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung hubungi Ibu lewat email. email : alvifadlillah89@gmail.com
Bagus sekali antuasias Anda kali ini. Terima kasih untuk hari ini dan tetap semangat !
Refleksi
Referensi : 1. https://hamidcell.wordpress.com/kumpulan-makalah/resensi-novel-laskar-pelangi/ 2. https://khairunnisafathin.wordpress.com/2013/01/03/resensi-novel-perahu-kertas-2/ 3. https://www.gurupendidikan.co.id/resensi-adalah/ 4. https://zuhriindonesia.blogspot.com/2018/02/contoh-analisis-struktur-dan-ciri.html